Monday, 12 November 2018

Giliran Posko Banjir Yang Ditinjau Jokowi

Selasa, 6 November 2012 — 12:26 WIB
poskojoko611

JATINEGARA (Pos Kota) – Memasuki musim hujan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus mengantisipasi banjir. Di antaranya dengan menyiapkan Pos Koordinasi Penanggulangan Bencana di Kantor Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Timur, di Jl. Jatinegara Barat, Kelurahan Bali Mester, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (6/11).

Posko tersebut nantinya dipergunakan sebagai tempat evakuasi dan bantuan warga Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, bila pemukimannya terendam banjir. Wilayah mereka merupakan salah satu kawasan di Jakarta yang kerap banjir akibat luapan Kali Ciliwung.

Guna memastikan kesiapan posko tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo meninjau langsung. Itu ia lakukan usai memimpin apel siaga bencana banjir Pemprov DKI tahun 2012 di lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat.

Gubernur yang akrab disapa Jokowi itu memulai tinjauannya ke posko koordinasi penanggulangan bencana di Kelurahan Bukit Duri. Kemudian ia bersama beberapa jajaran SKPD menyusuri gang-gang kecil, ke bantaran kali Ciliwung.

“Kita akan lihat sejauhmana kesiapan posko evakuasi banjir. Kemudian masalah konsumsi seperti apa juga harus dilihat di lapangan. Ini ada management di lapangan. Inilah yang harus dilihat, ingin saya lihat persiapannya apa,” kata Jokowi, di sela peninjauannya.

Dirinya berharap dengan persiapan yang sudah matang seperti ini, ibukota tidak akan dilanda banjir besar dan menelan korban. Ia menyadari, satu-satunya jalan untuk mengurangi banjir di Jakarta adalah dengan melakukan normalisasi sungai.

Setelah dari Bukit Duri, Jokowi meluncur ke daerah Kampung Melayu, Jaktim. Di Pos Koordinasi Penanggulangan Bencana yang bertempat di Kantor Sudinkes Jaktim, Jokowi didampingi Kepala Dinas Kesehatan DKI, Dien Emawati, meninjau kesiapan peralatan penanggulangan bencana banjir, dapur umum, dan posko bantuan.

Kepada Jokowi dan sejumlah petugas serta awak media, Dien Emawati menerangkan, posko korban banjir tersebut dapat menampung 300 pengungsi. Menurutnya, posko tersebut siap digunakan untuk menampung korban banjir di Kampung Pulo.

“Insya Allah kami siap semua. Di sini ada tempat pengungsian, pos kesehatan, 11 unit alat penjernihan air berkapasitas 2000 liter, lumayan lengkap,” terangnya.

Sementara untuk korban banjir yang sakit, Dien menerangkan, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan beberapa rumah sakit yang dapat menjadi rujukan. “Kita kan ada ambulans. Tidak bisa diselesaikan di lokasi, kita rujuk ke rumah sakit. Semua sudah dipersiapkan untuk menangani banjir,” sambungnya. (yulian)

TEKS FOTO:
1. Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, berjabat tangan dengan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dien Emawati,