Tabung Gas Meledak, Rumah dan Warung Terbakar

Minggu, 11 November 2012 — 14:44 WIB
api-sub

LAMPUNG (Pos Kota) –  Akibat gas meledak, kobaran api yang disertai asap hitam pekat yang membumbung tinggi  membakar rumah dan warung milik pasangan Basirun ,35, dan Tuti Saraswati ,26, warga Bujung Buring, Kecamatan Tanjungraya, Mesuji, Lampung, yang terbakar, pada Sabtu (10/11) sekitar pukul 06.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Kendati demikian, rumah beserta warung yang terbakar sempat membuat panik warga sekitar panik, denagn membawa alat seadanya, mereka berlarian berupaya untuk menjinakan api.

Rangga ,27, warga Bujung Buring mengatakan,”saya tidak tahu apa penyebab kebakaran, karena kami melihat rumah dan warung milik pak Basirun sudah terbakar, karena takut merembet ke rumah warga lainnya, saya berserta warga dengan mengunakan alat seadanya berupaya untuk memadamkan api. Kobaran api yang telah membesar yang disertai asap hitam pekat, selain  panas juga menghalangi pandangan membuat warga takut untuk mendekat sehingga hanya bisa menyiram air dari kejauhan. Warga mendengar ada tabung gas yang meledak mereka langsung berlarian menjauhi lokasi untuk menyelamatkan diri. Sejak itulah kami tidak berani lagi untuk mendekat dan hanya bisa menjaga api agar tidak merembet. Berbagai upaya telah dilakukan warga tetapi api tidak bisa dijinakan. Sekitar setengah jam peristiwa itu berlangsung rumah dan warung pak Basirun nyaris habis dilalap sijago merah, mobil pemadam kebakaran baru tiba dilokasi untuk memadamkan api yang telah mengecil,”kata Rangga.

“Saya sangat menyayangkan mobil pemadam kebakaran itu datang terlambat. Padahal jika cepat datang kemungkinan setidaknya masih ada barang-barang yang bisa terselamatkan. Saya kasihan melihat keluarga pak Basirun yang sok melihat rumah, warung, berikut isinya telah ludes terbakar. Kini dia dan keluarganya harus mengungsi di rumah familinya,”papar Rangga.

Kepala Kampung Bujung Buring, Budhi Harto mengungkapkan,”Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian yang diderita jika dijumlahkan mencapai Rp 100 juta. Kondisi korban masih sok, dan belum bisa ditemui, kini mereka dirumah familinya, hal itu disebabkan, karena selain pakaian yang di kenakan, tidak ada satupun barang yang bisa terselamatkan.

Lokasi telah dipasangi garis polisi, selain sebagai pembatas juga dimaksudkan guna pengembangan penyelidikan yang akan dilakukan oleh pihak yang berwajib, dalam mengungkap faktor penyebab terjadinya kebakaran. Oleh sebab itu, kita tunggu saja hasilnya,”ungkap Budhi Harto.

(koesma/sir)

 

Foto-Ilustrasi

Terbaru
Terpopuler
Sabtu, 4 Juli 2015 — 12:53 WIB
Peristiwa
Sabtu, 4 Juli 2015 — 12:05 WIB
Peristiwa
Sabtu, 4 Juli 2015 — 11:28 WIB
Ekonomi
Sabtu, 4 Juli 2015 — 10:34 WIB
Sumatra
Sabtu, 4 Juli 2015 — 9:54 WIB
Final Piala Amerika 2015
Hadapi Chile, Argentina Harus Waspada
Bola
Sabtu, 4 Juli 2015 — 9:33 WIB
Otosport
Sabtu, 4 Juli 2015 — 9:10 WIB
Bola
Sabtu, 4 Juli 2015 — 9:03 WIB
Peristiwa
Sabtu, 4 Juli 2015 — 8:52 WIB
Internasional
Sabtu, 4 Juli 2015 — 8:45 WIB
Tangerang