Ingin Pulang, TKW Sukabumi Disiksa Majikan

Selasa, 13 November 2012
TKW Disiksa2-n

SUKABUMI (Pos Kota) – Kekerasan terhadap tenaga kerja wanita (TKW) asal Sukabumi, Jawa Barat kembali terjadi. Kali ini menimpa Neneng Sri Karwati, 41, asal warga Kampung Ciseureh, RT 4/1, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.

Targisnya selain mendapatkan siksaan dari majikannya di Arab Saudi, Neneng juga kini mendekam di penjara lantaran dituduh mencuri.

Dari keterangan keluarganya, mereka terakhir mendapatkan kabar dari Neneng pada 13 Agustus 2012 lalu melalui telepon seluler. Waktu itu, Neneng mengaku acapkali disiksa majikannya dan dijeblokasn ke penjara di kantor polisi di Kota Jeddah, Arab Saudi karena tuduhan mencuri.

“Adik saya itu terakhir ingin pulang. Majikannya di Saudi galak dan sering menyiksanya,” kata kakak Neneng, Elis Resnawati kepada wartawan, Selasa (13/11).

Dijelaskan Elis, Neneng berangkat Arab Saudi pada 20 November 2010 lalu. Lalu, sekitar awal  Januari 2011 Neneng sudah mulai mengeluhkan sikap majikannya di Saudi. Neneng, kata Elis, bekerja di Kota Jeddah di majikannya bernama Munah Abdurahman Sulaimani.

“Waktu itu, Neneng sudah memberikan kabar ingin pulang. Dia sering disiksa dengan cara dipukul matanya, kepala dibenturkan ke tembok. Siksaan lainnya berupa diinjak dan dibakar. Malah Neneng pada saat puasa dipaksa minum air seni majikannya,” kata Elis menirukan pengakuan Neneng terhadapnya.

Diaku Elis, keluarga sudah berupaya memulangkan Neneng dengan cara melaporkan semua keluhan adiknya ke perusahaan penyalurnya  yakni PT Karya Ananda Pertiwi di Jakarta. Sayangnya, semua keluhan keluarga tidak mendapatkan tanggapan apapun dari perusahaan tersebut.

“Waktu mengadukan ke perusahaan yang memberangkatkan Neneng malah terkesan diabaikan. Malah tidak mempercayai semua keluhan kita. Kita bingung harus memulangkan Neneng dengan cara apa,” ungkapnya.

Neneng mengaku mendapatkan kabar dari adiknya pada tanggal 13 Agustus 2012, “Adik saya dipenjara karena dituduk mencuri dan memiliki ilmu sihir oleh majikannya. Neneng mengaku dipenjara bersama pekerja lainnya dari Filipina dengan tuduhan yang sama,” tuturnya.

“Kami sudah  meminta bantuan Migrant Care. Kami kemudian diantar ke Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) dan Kementerian Luar Negeri. Tapi sampai sekarang belum ada kabar apapun,” paparnya.

Kini, Neneng menuntut agar ada pihak yang membantu memulangkan Neneng dalam keadaan sehat dan semua hak-hak Neneng diberikan. (sule/dms)

FOTO:

Foto TKW Kota Sukabumi yang disiksa dan di penjara di Arab Saudi diperlihatkan kakaknya, Elis Resnawati. Foto Sule

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.