Tuesday, 25 June 2019

Rumah dinas Lurah Rawa Buaya Memprihatinkan

Sabtu, 17 November 2012 — 5:35 WIB
ilusrumah

CENGKARENG (Pos Kota) – Kondisi rumah dinas lurah di Jalan Dharma Wanita I Rawa Buaya Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, memprihatinkan. Genteng pada pecah, plafon jebol, lisplang hancur, bahkan pagar depan ambruk.

“Harusnya cepat diperbaiki dan dimanfaatkan untuk kegiatan lain. Kalau dibiarkan begini Pemprov DKI Jakarta menelantarkan assetnya, bisa-bisa diserobot pihak lain yang tidak berhak, kata H.Mardini, satu tokoh warga Rawa Buaya, Jumat (16/11).

Meskipun pihak kelurahan aktif membersihkan sampah, tetap saja jadi tempat pembuangan sampah. Karena, lokasinya berseberangan dengan Pasar Sentra Kaki-5 Rawa Buaya. ”Beberapa kali warga melihat ada ular, karena dekat saluran air dan kerap kebanjiran,” timpal Manaf, warga setempat.

TAK LAYAK HUNI

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Jakbar, Dirhamul Nugraha, ketika dikonfirmasi, menjelaskan, dari 56 kelurahan di Jakbar, 43 kelurahan memiliki rumah dinas lurah. Rumah dinas Lurah Rawa Buaya memang tidak layak huni karena sudah bertahun-tahun kebanjiran, letaknya lebih rendah dari jalan.

”Kami sudah mengusulkan pindah ke lokasi lain atau dekat Kantor Kelurahan Rawa Buaya. Karena kalaupun dibangun kembali biayanya sangat besar,” jelasnya.

Diakui, untuk anggaran tahun 2011 – 2013 lebih diprioritaskan membangunan kantor kelurahan dan kecamatan yang belum standar.” Insya Allah tahun depan diusulkan kembali.”  (herman)

Teks :Rumah Dinas Lurah Rawa Buaya yang sudah lama tak digunakan.   (herman)