Wednesday, 19 September 2018

Demokrat Usung Capres Ani-Anis

Rabu, 12 Desember 2012 — 14:59 WIB
aniyuuuu1212

JAKARTA (Pos Kota) -Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat (PD), Meilani Leimina Suharli, yang kini menjabat Wakil Ketua MPR menyebut duet Ani Yudhoyono dan Anis Baswedan (Ani-Anis) sangat cocok sebagai calon presiden dan calon wakil presiden dari Partai Demokrat 2014.

Gagasan itu dia lontarkan dalam dialektika demokrasi bertajuk “Capres dalam Konstitusi dan Praktek” bersama pengamat politik dari LIPI, Siti Zuhro dan anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Martin Hutabarat di gedung MPR/DPR, Jakarta.

Menurut Melani, capres yang akan diusung Partai Demokrat pada Pilpres 2014 ada 3 orang yaitu, Ani Yudhoyono (pendiri Partai Demokrat), Anas Urbaningrum (Ketua Umum Demokrat), dan Anis Baswedan dari luar Partai Demokrat.

Menurutnya, ketiganya cocok jadi capres 2014, apalagi kalau didukung rakyat, kenapa tidak?

‘’Kalau saya pribadi capres Demokrat itu bisa Bu Ani, Anas, atau Anis, karena sikap PDRI (Perempuan Demokrat Republik Indonesi) hingga kini tetap mencalonkan Bu Ani Yudhoyono, Mas Anas Urbaningrum, atau Anis Baswedan sebagai capres alternatif,’ kata Meilani.

Namun, sambung Melani, karena capres alternatif tidak dikenal dalam UUD 1945, maka Anis bisa satu paket dengan capres Demokrat. Dengan demikian, paketnya bisa Ani-Anis.

Meilani mengakui secara resmi Partai Demokrat belum menetapkan siapa yang akan diusung menjadi capres 2014, karena masih menunggu hasil pemilu legislatif 2014. Kalau perolehan suara Demokrat tidak mencapai 25 persen suara, maka untuk bisa mengajukan capres, mau tidak mau harus lakukan koalisi dengan partai lain.

Yang pasti, jelas Melani, Demokrat belum memiliki capres karena masih harus menunggu hasil Pileg. “Kalau dalam Pileg Demokrat tidak mencapai 25 persen suara pemilu, maka akan koalisi dengan parpol lain untuk mengusung capres. Tapi seperti pesan Presiden SBY, kita harus tetap berjuang agar mampu mempertahankan diri sebagai pemenang pemilu legislatif 2014, minimal menjadi tiga besar,’’ pungkas Meilani. (prihandoko)

Teks : Ani Yudhoyono