Wednesday, 13 December 2017

Pintu Air Irigasi Belum Dibuka Petani Protes

Kamis, 13 Desember 2012 — 22:19 WIB
iluspintu

INDRAMAYU (Pos Kota) – Petani di Kecamatan Terisi, Cikedung, Losarang, Lelea dan Lohbener, Indramayu, Jawa Barat memprotes petugas pengairan wilayah Kepengamatan Rancajawat yang hingga saat ini belum membuka pintu air irigasi yang berasal dari Bendung Rentang.

Dampak belum dibukanya pintu air itu membuat petani di wilayah kecematan itu terlambat menanam padi karena air irigasi yang biasanya sudah terlihat mengalir ke sawah namun kenyataanya belum bisa dialirkan.

Sebagian petani terpaksa menggunakan mesin pompa untuk menyedot air dari saluran pembuang. Tindakan ini sebetulnya tidak wajar karena biasanya air irigasi sudah bisa mengalir ke sawah. Mengingat air irigasi belum dialirkan petugas pengairan maka sawah sawah petani yang sudah memasuki musim penghujan ini belum bisa ditanami padi.

Seorang karyawan PSDAP Indramayu yang dihubungi Pos Kota, Kamis (13/12) menyebutkan belum dibukanya pintu air di Rancajawat karena sekarang ini masih ada kegiatan pemasangan senderan yang dilakukan pemborong di wilayah BT-5 sehingga sementara ini air belum bisa dibuka.

Dirya, 56 petani di Kecamatan Terisi mengemukakan, tidak dibukanya pintu air karena adanya keterlambatan pengerjaan proyek PSDAP Indramayu di wilayah BT-5. Seharusnya proyek itu sudah selesai.(taryani).