Monday, 25 June 2018

Baru Diresmikan, Jalur Khusus Sepeda Diserobot

Minggu, 16 Desember 2012 — 21:59 WIB
Nyerobot-n

DUREN SAWIT – Upaya Pemprov DKI Jakarta menyediakan jalur khusus sepeda di Kanal Banjir Timur (KBT) belum sepenuhnya didukung pengendara sepeda motor. Buktinya, baru beberapa jam diresmikan, jalur yang hanya dikhususkan untuk sepeda tersebut kembali diserobot pengendara sepeda motor.

Pelanggaran itu terlihat Minggu (16/12) petang sekitar pukul 16:00 di sisi utara maupun selatan trase kering area KBT terutama di sekitar Taman Astra Heavy Equipment, Mining and Energy United Tractor (AHEME UT), di KBT kawasan Duren Sawit, Jaktim. Sejumlah pengendara sepeda motor menerobos masuk bahkan tak sedikit yang memarkirkan kendaraannya di pinggiran KBT.

Padahal pada pagi harinya atau tepat pukul 07:00, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) meresmikan area tersebut sebagai jalur khusus sepeda. Mantan Walikota itu pun sempat bersepeda menelusuri jalur sepanjang 6,7 km atau mulai dari pintu air KBT Kelurahan Malaka Sari hingga Komplek Cipinang Indah, Pondok Bambu, Duren Sawit.

Kegiatan yang ia lakukan bersama sejumlah pejabat Pemprov DKI, Pemkot Jaktim dan ribuan pesepeda yang tergabung dalam komunitas sepeda Indonesia (KSI) itu juga sebagai penegasan bahwa jalur tersebut kini hanya boleh dilintasi untuk sepeda.


Tiga pesepeda motor langsung menutup jalur khusus sepeda  yang baru diresmikan pagi harinya oleh Gubernur JokowiYulian

Dalam kegiatan itu Jokowi memang tak banyak berbicara. Peresmian jalur khusus sepeda yang dilakukannya pun hanya dengan menandatangani prasasti dan mengibaskan bendera pelepasan peserta fun bike.

Namun, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Ratiyono, yang turut mendampingi Jokowi berharap agar masyarakat senantiasa menjaga dan merawat kelestarian KBT termasuk jalur khusus sepeda yang baru diresmikan itu.

“Caranya, ya dengan mematuhi peraturan yang ada di sekitar area KBT ini. Kalau memang motor tidak boleh melintasi area ini, ya jangan dilakukan. Namanya jalur khusus sepeda ya hanya diperbolehkan untuk sepeda,” tegasnya.

“Saya sangat berharap masyarakat secara sadar mematuhi dan berdisiplin terhadap rambu maupun peraturan di sepanjang jalur khusus KBT ini,” tambahnya. (yulian/d)

  • Nikita

    Katrok !
    Biker memang biang sialan.
    Selalu bikin masalah.
    Yah, namanya juga mental ojek, gak punya otak.
    Dari mulai melawan arus, jalan di trotoar, sampe menerobos lampu merah, semua dilakukan tanpa ada rasa bersalah.
    Dasar otak udang !

    • rachman

      anda…?

    • fadli

      ada yang kesindir tuch ha3… tapi emank bener sich 80% pengendara motor emank otak udank… ugal2an… nabrak orank lain malah ketawa2… giliran di samperin mo di gebok ngemis2 kaya pengemis… namanya juga orkam baru punya kendaraan

      • jualkaosbolajersey.com

        anda sendiri siapa ya, punya motor ngk, jangan – jangan tukang ……motor

    • supardi

      setuju banget biker banyakan yg bandel dari pada yg bener. mau menag sendiri….

  • Ading Bharata

    wahai Nikita….ketahuilah bahwa para pengendara sepeda motor di jabodetabek ini sangat-sangatlah BANGGA bila mereka berani melanggar aturan lalulintas, kalo terjadi tabrakan ato dicegat polisi…semuanya kompak berhenti dan MENGEROYOK….!!!!

  • Fauzi Bowo

    Hidup di Jakarta harus sabar dan sediakan banyak permakluman. Sebenarnya jika kendaraan pribadi roda 4 tidak sebanyak ini, bikers juga tidak akan mau terobos semaunya. Jangan kira para bikers itu cuma punya roda dua, bisa dibayangkan jika para bikers itu tinggalkan motor dan juga bermobil kekantor yang cuma 10 km apa bukannya tambah parah macetnya. Jadi harap maklumlah.

  • http://www.facebook.com/sopo.wae.35 Sopo Wae

    pengendara motor memang banyak yang pentalitan…klo disenggol mobil marah, giliran menyenggol kabur…PENGECUT