Monday, 23 July 2018

Ketua DPR Minta Jokowi Pertimbangkan Plat Genap-Ganjil

Senin, 17 Desember 2012 — 11:52 WIB
kemacetan-jakarta

JAKARTA (Pos Kota) –  Ketua DPR RI Marzuki Alie meminta Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi, untuk mempertimbangkan kembali rencana penerapan pengaturan plat kendaraan bermotor genap ganjil. Kebijakan tersebut akan menimbulkan masalah baru.

“Kita dukung penuh apapun kebijakan Jokowi sepanjang itu demi kepentingan warga Jakarta. Tapi dalam hal penerapan nomer ganjil genap, menurut saya Jokowi harus mempertimbangkan ulang. Sebab dampaknya akan sangat luas pada masyarakat di Jakarta,” tegas Marzuki kepada wartawan, Senin (17/12), di Jakarta.

Menurut Marzuki, dirinya berpendapat pengaturan plat nomor kendaraan bermotor tidak akan menghilangkan kemacetan di Jakarta. Masalah transpotasi massal yang justru harus Jokowi tuntaskan.

“Bagaimana caranya tiba-tiba masyarakat di  DKI Jakarta yang punya kendaraan bermotor cuma satu tiba-tiba tidak boleh menggunakan lagi kendaraannya setiap hari. Masyarakat akan bertumpuk di tengah jalan. Atau mereka akan beli lagi satu kendaraan motor agar bisa ganjil atau genap, kan malah Jakarta akan lebih padat dengan kendaraan bermotor,” jelas Marzuki.

Ditambahkan Marzuki, penerapan ganjil-genap akan punya dampak ke masyarakat kaya atau miskin. Yang berduit, pastinya berpikir membeli kendaraan baru dengan nomor plat berbeda. Kedua, orang miskin pasti paling terkena dampak. Selain itu, apakah bisa kebijakan tersebut diberlakukan bagi pejabat negara.

Marzuki mengingatkan Jokowi  yang harus memperhatikan kepentingan publik. “Siapa yang bertanggungjawab jika masyarakat tidak bisa berangkat kerja ataupun melakukan kegiatan lainnya. Atau apa sekian juta masyarakat harus berjalan kaki atau naik sepeda,” pungkas Marzuki.

(prihandoko/sir)

  • arif

    ketua dpr ini memang short term oriented. boss marzuki,konsep jokowi emang mendorong/mempresure orang untuk naik kendaraan umum.bukan denan cara membeli lagi kendaraan.jokowi bisa melakukan kebijakan disinsentif,misal dengan menaikan tarif bbn dan pajak kendaraan bermotor.jadi ini sekaligus bisa untuk memanen duwit pajak kendaraan bermotor ke apbd dki.

  • Karim

    Ganjil genap akan gagalllll , sia sia otak jokowi

  • Fauzi Bowo

    Omongan kutu kupret Marzuki Ali tak perlu digubris. Jadi ketua DPR juga tak ada hasilnya/prestasi. Masih ditambah lagi kupingnya budeg thd aspirasi, makanya gantian aja bacotnya tak usah didengar. Skore 1 : 1

  • Anonymous

    metode ganjil-genap sama dgn 3in1, hanya diteraplan di jalan2 yg paling utama, motor sementara di bebaskan. ini baru wacana, belum ketok palu. katanya wakil rakyat, kok takut ngadepin rakyat…

  • RAKYAT RI

    ada unsur apa dibalik semua omongan ketua dpr itu. teruskan aja pak jokowi. saya sangat mendukungnya. sayapun rakyat kecil yg punya kendaraan cuma satu. walaupun kebijakan pak jokowi sudah ketok palu, saya tidak keberatan walaupun kendaraan saya sering tidak terpakai. jgn terpengaruh sama omongan orang lain pak jokowi. tetaplah sama pendirian anda

  • Raja

    pemda dki harus introspeksi dong berapa kendaraan baru yg muncul tiap hari Mobil 450 motor 1200 kalau dihitung panjang kendaraan yg tambah dengan tersedianya jalan ndak seimbang donk nah artinya laju pertambahan kendaraan baru di tahan dulu Beranikah Pemda DKI ?

  • rakyatku bicara

    Pak ketua dpr cariin donk solusinya jangan cuma ngomong mempertimbangkan aja, bagiin tuh duit ente ke rakyat jangan cuma gaji gede kerja dan pemikirnnya memble kayak gitu. kalo mau maju ya harus berkorban demi kemajuan rakyat indonesia gitu, apa perlu saya kasih tau biar tambah pinter gitu dan bisa memikirkan rakya, selama ini dpr cuma mau duit aja bukan utk rakyat coba uang gaji dpr semuanya dibelikan angkutan umum (bis, angkot dll) mau gak… itukan utk rakyat ya gakk

  • riko

    bagusnya berlakukan hanya ke mobil,krn mobil lah yg membuat macet bukan motor. coba lihat berapa luas jalan yg terpakai untuk satu buah mobil dan bandingkan dengan motor…..