Wednesday, 19 September 2018

Irigasi Tertutup Sawah Tidak Bisa Dialiri

Lima Hektar Sawah Tertimbun Longsor

Rabu, 19 Desember 2012 — 21:15 WIB
irigatimbun1912

SUKABUMI (Pos Kota) – Sekitar lima hektare areal sawah di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat rusak diterjang bencana banjir dan longsor. Padahal, di atas lahan sawah tersebut sudah ditanam benih padi.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (DPTP) Kabupaten Sukabumi, Sudrajat akibat bencana itu petani rugi besar karena benih padi tersebut baru ditanam beberapa hari.

Dijelaskan Sudrajat, lahan sawah rusak diterjang banjir di dua kecamatan yakni Cisolok dan Sukabumi. Sementara kecamatan lainnya belum melaporkan adanya sawah yang terkena banjir maupun longsor.

“Peristiwa banjir dan longsor itu terjadi dalam sebulan terakhir. Laporan sementara sawah rusak baru menerjang di dua kecamatan. Kecamatan lainnya belum melaporkan,” kata Sudrajat, Rabu (19/12) siang.

Pemkab Sukabumi, kata Sudrajat, akan memberikan bantuan benih kepada petani yang sawahnya rusak.

Untuk sawah di Kecamatan Sukabumi terancam tidak mendapatkan pasokan air setelah saluran irigasi utama di Sungai Cisalada di Desa Karawang, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi tertimbun longor, akhir Nopember lalu.
Bencana itu terjadi setelah longsornya tebing setinggi 50 meter dan lebar sekitar 20 meter tersebut ambrol setelah diguyur hujan deras.
Akibatnya, material longsoran menimbun irigasi sehingga aliran airnya terhenti. Padahal, irigasi tersebut merupakan saluran utama sebagai jalannya air yang mengairi puluhan hektar sawah dan kolam ikan milik warga.

TEKS : Sungai Cisalada di Desa Karawang, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi tertimbun longsor hingga mengancam hektaran sawah kekeringan.