Saturday, 17 November 2018

Demokrat Setuju SBY Rombak Kabinet

Kamis, 20 Desember 2012 — 10:15 WIB
sby-hadiri-2

JAKARTA (Pos Kota) – Partai Demokrat (PD) sangat setuju jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan langkah resuffle (perombakan-red) Kabinet Indonesia Bersatu II. Penilaian itu ditegaskan Ketua DPP Demokrat, Achsanul Qosasih, ketika dihubungi wartawan, Kamis (20/12/2012).

“Evaluasi memang perlu dilakukan. Dan langkah penyegaran harus dipikirkan,” tutur Achsanul.

Ditambahkan Achsanul, SBY sudah mendapatkan masukan dari tim UKP4 yang dipimpin Kuntoro Mangkusubroto. “Pak SBY pasti sudah punya rencana dan menyiapkan figur tepat untuk menyukseskan waktu tersisa pemerintahannya. Bisa saja pak SBY melakukan reposisi,” jelasnya.

Achsanul optimis Presiden SBY telah menentukan pilihan untuk jabatan Menteri Pemuda dan Olahraga sejak ditinggalkan oleh Andi Alfian Mallarangeng.

Namun demikian Achsanul meminta semua pihak mempercayakan evaluasi menteri kepada SBY. Presiden SBY, sambungnya, jelas telah memiliki parameter dalam melihat kinerja para menterinya.
“Yang paling penting, Menpora itu jatahnya Demokrat. Kalau partai lain mau mengusulkan silahkan asal yang diusulkan adalah kader Demokrat,” tegasnya.

Sementara¬† pihak Istana Kepresidenan sebelumnya telah memberikan sinyal tentang resuffle Kabinet Indonesia Bersatu II akan dilakukan Presiden SBY. “Sekali lagi, presiden setiap saat bisa saja mengganti Menteri. Namun apabila hal itu terjadi, pasti presiden telah memiliki pertimbangan yang matang,” ungkap Staf khusus Presiden, Heru Lelono.

Menurut Heru, resuffle adalah hak prerogatif  presiden. Dengan demikian hanya presiden yang tahu persis kapan adanya pergantian menteri. Lebih baik para menteri di kabinet bekerja lebih keras, menambah solidaritas kabinet, untuk mencapai kinerja setinggi mungkin di pengujung pemerintahan, ketimbang memikirkan mengenai ada atau tidaknya resuffle.

(prihandoko/sir)

  • UNTUNGSETIA

    saya lebih setuju presiden yg diganti;,malah utk masa yg akan datang eksekutif dan legislatip hrs berbeda 2,5thn jadi ada pengawasan yg optimal/bukan korupsi berjamaah spt sekarang,koalisi jadi koalisi korupsi,

  • solihin

    Semakin jelas klhtan kl org2 di PD di sktar istana kebykan cuma para penjilat yg rakus kekuasaan, sgt sering melontarkan isu penggantian menteri krna menginginkankannya… Memalukan !!!