Monday, 24 September 2018

Tidak Terima Dimarahi Suami, Istri Tewas Gantung Diri

Jumat, 21 Desember 2012 — 13:35 WIB

LAMPUNG (Pos Kota) – Tidak terima dimarahi suami, seorang istri nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri hingga tewas. Korban Nur Irmawati ,27, mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di tiang penyangga rumahnya, pada Kamis (19/12), malam sekitar pukul 20.00 WIB, di Desa Negara Ratu, Natar, Lampung Selatan.

Pada saat aksi nekat itu dilakukan suami korban, Rakhmat Saefullah ,35, ketika itu tengah tertidur pulas usai memarahi istrinya akibat kelelahan usai bekerja sebagai juru parkir.

Menurut suami  korban, di Polsek Natar,  mengatakan  sebelumnya dia menyuruh istrinya  untuk membantu keponakan  yang sedang hajatan, tapi istrinya malah pergi main bersama temannya dan baru pulang ke rumah sore hari. ” Saya lalu marah kepada istri dan setelah itu saya lihat istri saya diam saja setelah dimarahi.”

Menurut Rakhmat saat ia menasehati istrinya tidak sampai memukul, hanya omongan saja, “Llebih baik membantu orang lain kamu daripada membantu ponakan saya.”

Setelah marah Rakhmat langsung tidur  karena kelelahan di bawah dan istrinya tidur di atas ranjang. Posisi dia bunuh diri saya di bawah dia di amben (ranjang), waktu bunuh dirinya itu sektiar jam 8-an.

Rakhmat mengaku awalnya tidak mengetahui istrinya bunuh diri. Ia baru tahu setelah saudaranya Dewi datang ke rumah malam itu. Saya dibangun Dewi, saya buka pintu terus Dewi liat di tengah rumah istri saya tergantung.

Saat ditemukan, kata dia, posisi Nur tergantung di kayu tengah penyangga rumah. Posisi rumah yang tidak memiliki plafon membuat Nur dapat menggantungkan kain sarung untuk bunuh diri. Kakinya itu paling hanya lima centi dari tempat tidur.

Menurut Rakhmat, ia baru satu bulan setengah menikah dengan Nur. Saat menikah, Nur dalam status janda dan Rakhmat duda. Nur memiliki tiga putra dari pernikahan sebelumnya sedangkan Rakhmat memiliki dua putra.

Sehari-hari Nur bekerja di perusahaan pembuat nata de coco, Wong Coco di kawasan Natar, Lampung Selatan. Sedangkan Rakhmat bekerja sebagai juru parker Pasar Natar. Pengakuan Rakhmat, istrinya termasuk orang yang temperamental. Sebelumnya sudah limakali istrinya menagancam akan bunuh diri jika masih dimarahi.

(koesma/sir)

Foto Ilustrasi