Sunday, 17 February 2019

Siswa SMA Tewas Gantung Diri

Polisi Masih Periksa Surat Wasiat Korban

Sabtu, 22 Desember 2012 — 11:20 WIB
sma-sub

DEPOK (Pos Kota) – Peristiwa gantung diri Ronal Setiawan alias Iwal, 16, siswa kelas 2 SMA Swasta yang ditemukan sudah tidak bernyawa di kusen pintu kamar korban, Jalan Sempu, Beji Kota Depok, Sabtu (22/12/2012) sekitar pukul 05:30 Wib, hingga siang ini masih dalam pemeriksaan petugas, termasuk surat wasiat yang diduga milik korban.

Korban Iwal ditemukan pertamakali oleh ibu tirinya, Murnawati. Saat itu ibu korban baru bangun tidur lalu melihat anak bungsu dari enam bersaudara beda ibu tersebut, sudah tidak bernyawa dalam keadaan leher terikat kabel telepon putih.

“Korban tidak pernah cekcok mulut dengan kakak-kakaknya. Anaknya baik selalu membantu pekerjaan rumah dan sesekali sering bicara dan bercanda dengan kakaknya hingga larut malam di rumah jika lagi libur sekolah,” ujar Ridwan, 46, bapak korban.

Ridwan mengatakan sebelum kejadian anaknya bunuh diri. Korban Iwal mengobrol dengan kakak perempuannya, Eka Putri Lidiawati, 20, hingga pukul 03.00 dan langsung tidur. Dalam keadaan gelap lampu yang dimatikan pada ruang tengah, ibu korban keluar dan melihat anaknya tersebut gantung diri dengan menggenakan kaos oblong garis abu-abu dan celana pendek hijau.

“Biasanya korban sering main dengan teman sebayanya nongrong di warnet. Tapi empat bulan belakangan ini Iwal sering bantu cuci piring, nyapu halaman rumah, bahkan cuci pakaian sendiri,” paparnya lagi kepada Pos Kota.

Tidak jauh ditemukan jenasah korban tergantung di kamar tidur, terdapat selembar surat wasiat yang diduga dibuat korban sebelum nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Untuk sementara barang bukti surat wasiat korban masih dalam pemeriksaan petugas Polsek Beji. “Masih kami dalami surat wasiat korban untuk mengetahui apa penyebab korban bunuh diri. Selain itu barang bukti lainnya berupa tali kabel telepon putih yang digunakan untuk bunuh diri,” ungkap Kapolsek Beji, AKP Agus Widodo kepada Pos Kota didamping Kasi Humas, Aiptu Bate.

(angga)

Teks Gbr- Foto korban semasa hidup. (angga)