Wednesday, 14 November 2018

Halte Busway Pecah, Diduga Ditembak

Senin, 24 Desember 2012 — 11:38 WIB
tembakilagi2412

KRAMATJATI (Pos Kota) – Dua hari menjelang perayaan Natal atau Minggu (23/12) malam, kaca Halte Busway BNN, Cawang, Kramatjati, Jaktim, ditembaki hingga pecah. Tidak ada korban jiwa maupun luka, namun aksi teror ini sempat membuat panik petugas Halte Transjakarta setempat.

Salah seorang saksi, Ade Rosa, 30, mengatakan, peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 19:35 WIB. Di mana dirinya tengah melayani sekitar 20 penumpang yang hendak menaiki Bus Transjakarta. “Tiba-tiba terdengar suara letupan senjata sekali, dan kaca pecah. Saya dan teman-teman pun sempat spontan merunduk,” kata wanita yang juga petugas keamanan halte tersebut, di lokasi kejadian, sekitar pukul 23:00 WIB.

Ade mengaku tidak sempat mencari tahu darimana datangnya suara letupan itu. Sebab, konsentrasinya sedang tertumpu pada penumpang yang baru saja ia layani. “Kejadiannya berbarengan dengan bus berangkat. Jadi saya ga sempat ngeliat pelakunya nembak dari mana dan naik apa,” tambahnya.

Oleh Ade, dan seorang rekannya, peristiwa itu lantas dilaporkan ke polisi yang sedang berjaga di Polsek setempat. Selang beberapa jam kemudian, polisi pun datang melakukan olah TKP.

Menurut Kapolsek Kramatjati, Kompol Handini, pecahnya kaca Halte Busway di depan Kantor BNN, Jl. MT Haryono, Cawang, Kramatjati itu, belum tentu karena ditembak. Pasalnya, saat melakukan olah TKP, pihaknya tidak menemukan proyektil atau peluru di sekitar lokasi kejadian.

“Memang saksi bilang ada suara letupan, tapi itu belum tentu suara tembakan,” ujarnya.

Handayani n belum berani menyimpulkan apakah peristiwa ini merupakan aksi teror menjelang Natal atau bukan. Pihaknya masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan para saksi. “Jangan dulu dikaitkan ke sana. Ini aja kami masih melakukan penyelidikan,” tandasnya. (yulian)

Teks : Kaca halet busway pecah diduga ditembak orang tak bertanggungjawab

  • Anonymous

    coba diselidiki siapa kontraktornya, siapa tahu hanya salah kontruksi atau gangguan teknis lainnya.