Selasa, 1 Januari 2013 23:57:01 WIB

Anak Bungsu Hatta Rajasa, Hilangkan Dua Nyawa

Rasyid-N

JAKARTA (Pos Kota)  – Putra bungsu Menteri Koordinator Perekonomian (Menko ekuion) Hatta Rajasa terancam dipenjara belasan tahun. Dia harus bertanggungjawab atas kematian balita berusia 14 bulan dan seorang pria paruh baya yang tewas ditabrak mobil mewahnya di Tol Jagorawi, Selasa (1/1) dinihari.

M Rasyid Amirullah, 23, anak ketiga Hatta,  mengendarai Jeep mewah BMW X5 nopol B 272 HR, melaju kencang menghantam Daihatsu Luxio F 1622 CX dari belakang.

Kecelakaan maut terjadi di Tol Jagorawi KM 3400 saat kedua mobil sama – sama melaju menuju Ciawi, Bogor dari arah Jakarta.

Kuatnya hantaman membuat pintu Luxio terbuka. Dua penumpangnya, Harun, 57, dan M Raihan 1,5 tahun, tewas seketika akibat terlempar ke aspal.

Kadiv Humas Polri Irjen Suhardi Alius mengatakan, kecelakaan itu juga menyebabkan tiga penumpang Luxio terluka. Mereka adalah  Rival, 8, Nung,32,  dan Norman, 41. Para korban dirawat di RS UKI Cawang. Sedangkan korban tewas dibawa ke RS Polri, Kramatjati.

keluarga-hatta-rajasa

Sedangkan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Sudarmanto belum bisa memastikan penyebab pengemudi BMW  menabrak mobil Luxio yang ada di depannya.

“Hasil olah TKP akan dipelajari,” katanya. Tapi ditambahkan, Sudarmanto, dipastikan laju BMW berjalan cukup tinggi dari mobil yang ditumpangi para korban. “Dari keterangan pengemudi Daihatsu Luxio, saat itu kendaraannya melaju dengan kecepatan 80 km/jam,” tuturnya lagi.

HANYA DUA MOBIL

Ketika peristwa terjadi, hanya ada dua mobil di ruas jalan itu, yakni BMW dan Daihastu Luxio yang dikemudikan Frans Sirait, 37. “Kedua-duanya berada di lajur paling kanan. BMW menyeruduk bagian belakang Luxio hingga mobil itu terpental dan pintu terbuka,” jelasnya lagi.

Polisi juga belum bisa memastikan penyebab sopir BMW kehilangan kendali apakah mengantuk atau akibat pengaruh minuma keras atau narkoba. Petugas sudah memeriksa urine M. Rasyid. “Masih kita tunggu hasilnya dari labfor,” sambung Sudarmanto.

Polisi juga belum mau terbuka terkait keberadaan M. Rasyid bersama kendaraan yang dibawanya. Sempat dikabarkan sopir BMW mengalami trauma dan terluka akibat benturan hebat. Begitupula BMW milik Rasyid, kini disembunyikan petugas.

BUNGKAM

Duka mendalam dirasakan pasangan Eman, 37, dan Enung, 30, yang harus kehilangan putranya bungsunya, M. Raihan, dalam kecelakaan maut itu. Pasutri tiga  anak ini sempat berbagi kisah kepada sejumlah wartawan yang menemuinya di RS Polri.

Eman yang awalnya bersemangat bercerita tiba-tiba ditarik oleh dua pria berbadan tegap yang mengajaknya berbincang secara tertutup di sebuah rumah makan. Setelah kembali, Eman mendadak bungkam.

Sedangkan keluarga Harun, juga sempat didatangi beberapa polisi berpakaian sipil di rumah sakit. “Kami disuruh bawa korban pulang cepat-cepat supaya urusan cepat selesai. Semua biaya ditanggung pihak penabrak yang katanya sudah damai,” ungkap Ifan, 37, menantu Harun. Jenasah Harun dibawa ke kampungnya di Jalan Semangka I, No. 99, Cibodas Sari, Selasa (1/1) sekitar pukul 20.00.

HATTA MINTA MAAF

Hatta Radjasa semalam langsung menggelar jumpa pers di rumah pribadinya di kompleks Golf Mansion Kavling 26 Jl RS Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan. Besan Presiden SBY ini tampak shock, matanya terlihat merah saat  berbicara. Dia didampingi istrinya, Oktiniwati Ulfa Dariah atau Okke yang terlihat menangis.

“Kami sekeluarga menyatakan berbela sungkawa yang sangat mendalam atas meninggalnya dua korban. Dan kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam. Kami  akan terus memberikan perhatian kepada keluarga korban dan juga yang sedang dirawat di rumah sakit,” ujar Hatta Rajasa yang berniat akan datang ke rumah duka. (yahya/wandi/Johara/adin/wandi/us/ird)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.