Wednesday, 21 November 2018

Libur Sekolah berakhir

Stasiun Purwakarta Dipadati Arus Balik

Minggu, 6 Januari 2013 — 21:28 WIB
dadan-sub

PURWAKARTA (Pos Kota) – Ratusan calon penumpang kereta api memadati Stasiun Purwakarta sejak Minggu (6/1) pagi hingga sore. Antrean calon penumpang kelas ekonomi KRD dan Sekonder bertujuan ke Jakarta maupun ke Cibatu (Garut) terpantau ‘mengular’ di Stasiun Purwakarta untuk berburu tiket berharga murah meriah.

Ny Yanti, 45, warga Cicalengka, Bandung, menuturkan, ia memilih pulang ke kampung halamannya di Cicalengka usai mengajak anaknya berliburan sekolah kerumah pamannya di Purwakarta dengan menaikiĀ  Kerata Api ekonomi sekonder jurusan Purwakarta-Cibatu (Garut). ” Karena harga tiketnya kereta ini lebih murah dibawah Rp 5000. Tapi kalau naik bus harganya mencapai Rp 15.000,” ungkapnya.

Ny Yanti menambahkan, ia pulang pada Minggu (6/1) karena pada Senin (7/1), anaknya mulai masuk sekolah. “Iya pak, ini hari terakhir libur sekolah,” terangnya.

Hal sama diutarakan pemudik libur sekolah asal Cakung, Jaktim, Arief, 40. Ia yang selesai berliburan bersama anaknya di rumah neneknya di Jatiluhur, Purwakarta, rela menunggu berjam-jam dan harus antri mendapatkan tiket KA Ekonomi KRD jurusan Purwakarta-Jakarta Kota. “Saya sudah rutin bepergian menggunakan kereta api. Selain enggak terjebak macet juga tiket kereta yang murah,” jelasnya.

Pantauan Pos Kota mengisyaratkan, pihak Stasiun Purwakarta menghadapi musim libur natal dan tahun baru serta libur sekolah mendirikan tenda tepat di halaman Stasiun Purwakarta. Tenda itu disediakan untuk tempat tunggu para calon penumpang arus balikĀ  untuk antre beli tiket.

Petugas keamanan stasiun memberitahu calon penumpang bila waktu kedatangan kereta yang diburu penumpang tiba ke Stasiun Purwakarta. ” Silakan untuk calon penumpang yang hendak menuju Jakarta, loket tiket sudah dibuka,” teriak satu petugas dipintu masuk loket tiket.

Pihak Stasiun Purwakarta mengakui H-1 menjelang libur sekolah berakhir,jumlah calon penumpang kelas ekonomi melonjak hingga 30 persen. Jumlah penumpang mencapai 700 orang meningkat dari hari-hari sebelumnya berkisar 400-500 orang/hari.

(dadan/sir)