Saturday, 22 September 2018

Bursa Mobil Seken WTC Mangga Dua banjir pembeli

Senin, 7 Januari 2013 — 12:02 WIB
wtc

MOBIL kelas  sport utility vehicle (SUV) maupun multy purpose vehicle (MPV)  kini laris-manis. Pasalnya, si roda empat berbadan tinggi ini lebih berani menyeruak genangan banjir.

“Sekarang musim hujan. Jadi, makin banyak orang yang mencari. Peminat SUV luar biasa. Untungnya hal ini sudah diantisipasi para pedagang,” ujar Herjanto Kosasih, perwakilan Bursa Mobil Seken WTC Mangga Dua di Jalan Raya Gunung Sahari, Jakarta, kemarin.

Meningkatnya animo pasar terhadap SUV dibenarkan sejumlah pedagang mobil seken di lokasi tersebut. “Banyak sekali konsumen yang membeli SUV maupun MPV mulai dari kelas menengah sampai atas,” kata Antonio, pedagang mobil di lantai 3 mal WTC Mangga Dua.

“Peminat mobil sedan  tetap stabil, tapi permintaan terhadap SUV sangat tinggi,” timpal Tanu Wijaya, pedagang lainnya.

SUV kelas bawah sampai atas yang diminati konsumen antara lain Daihatsu Terios, Toyota Rush, Chevrolet Captiva, Ford Escape, Honda CRV, Mitsubishi Pajero, dan sebagainya. Sedangkan MPV-nya yakni Toyota Kijang Innova, Suzuki APV, Ford Efferest, Nissan Serena, Toyota Alphard, dan masih banyak lagi yang lainnya.

STOK MELIMPAH

Menurut Herjanto, Senior Marketing Manager WTC Mangga Dua, kecenderungan konsumen terhadap mobil berbodi tinggi cukup beralasan. “Musim hujan jelas banyak jalanan yang digenangi air cukup tinggi dan tidak bisa dilalui mobil sedan. Bagi mobil SUV maupun MPV dengan roda besar tentu lebih mudah melintas. Peningkatan penjualan mulai Desember 2012.”

Bertambah jumlah peminat tentu telah diantisipasi para pedagang WTC Mangga Dua. Sehingga, stoknya juga melimpah. Di dalam gedung mal ini lebih dari 2.500 unit mobil dagangan. Mulai dari lantai tiga sampai sembilan. Pedagang melayani berbagai trasaksi seperti jual-beli, tukar-tambah, maupun kredit.

“Kredinya didukung leasing besar BCA Finance yang saat ini membuka program kredit yang sangat meringankan konsumen serta bertabur hadiah utama mobil baru,” papar Herjanto. (joko/ak)