Wednesday, 14 November 2018

Cuaca Buruk Tidak Bisa Melaut

Nelayan Terpaksa Tambatkan Perahu

Rabu, 9 Januari 2013 — 20:45 WIB
ilusnelayan

INDRAMAYU (Pos Kota) – Sama seperti nelayan Desa Eretan Wetan dan Eretan Kulon yang terpaksa tak melaut karena cuaca buruk, nelayan Muara Glayem Kecamatan Juntinyuat juga memilih menambatkan perahunya di muara kali karena cuaca buru.

Musim hujan bercampur angin serta ombak tinggi dan arus laut yang kuat menjadikan perahu motor para nelayan ogah berangkat mencari ikan atau hasil tangkapan laut.

Nahkoda atau pimpinan rombongan nelayan memilih menambatkan perahunya di muara Kali Glayem agar terhindar dari benturan sesama perahu yang tengah diparkir.

Dalim, 29 salah seorang ABK (Anak Buah Kapal) menyebutkan, musim penghujan dan gelombang tinggi terjadi sejak sebulan lalu. Nelayan menyebut masa itu masa paceklik atau masa sulit bagi kapal nelayan berangkat ke laut.

Dalam kondisi cuaca yang buruk dan membahayakan keselamatan ABK , nelayan tepaksa menganggur dan tidak punya penghasilan. Sebagian buruh nelayan beralih usaha menjadi tukang becak dan kuli serabutan lainnya.

Untuk menutupi kebutuhan hidup selama nganggur, nelayan terpaksa meminjam sejumlah uang kepada juragan atau pemilik perahu nelayan. Ada nelayan meminjam sebesar Rp 1 juta ada juga yang lebih. Uang itu mereka pergunakan untuk menyambung biaya hidup selama tidak melaut. Uang pinjaman akan dikembalikan saat mereka bekerja lagi di laut. (taryani).

Teks : Ratusan perahu motor, Rabu (9/1/2013) tak melaut nelayan memilih menambatkan perahunya di muara Kali Glayem, Kecamatan Juntinyuat, Indramayu, Jabar