Wednesday, 21 November 2018

Sudah 4 Warga Lebak Meninggal, Banjir di Banten Kian Meluas

Jumat, 11 Januari 2013 — 10:07 WIB
rumah-terendam

SERANG (Pos Kota) – Bencana banjir yang menerjang Provinsi Banten makin meluas. Bila sebelumnya hanya 34 kecamatan kini menjadi 46 kecamatan. Penyebab banjir di Banten ini akibat meluapnya beberapa air Sungai yang ada di Ciujung, Sungai Ciliman, Sungai Cilemer, Sungai Cidurian, dan anak-anak sungai lainya.

Bertahannya banjir yang ada di Banten ini, karena kondisi air laut di perairan Banten utara dan Perairan Banten selatan sedang mengalami pasang, sehingga air sulit mengalir.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, Suyadi Wiraatmadja mengatakan, banjir yang terjadi di Banten telah menerjang 46 kecamatan di Kabupaten Lebak, Pandeglang, Serang, Tangerang dan Kota Serang. Banjir terjadi sejak Senin (7/1) dan hingga Jum’at (11/1) masih belum surut.

Untuk di Kabupaten Serang, banjir telah merendam 11 kecamatan yaitu Kecamatan Kopo, Binuang, Kibin, Kragilan, Cikande, Tunjungteja, Padarincang, Pamarayan, Bandung, dan Jawilan. “Sebanyak 3.760 Kepala Keluarga (KK) harus mengsungsi,” katanya.

Menurut Suyadi, untuk banjir di Kabupaten Pandeglang terjadi di 12 kecamatan, yakni Kecamatan Munjul, Pagelaran, Patia, Sukaresmi, Cisata, Saketi, Picung, Bojong, Sorong, Panimbang, Labuan, dan Mandalawangi. Korban banjir yang dievakuasi terdapat 6.062 KK.

Banjir juga terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, yaitu Kecamatan Jayanti, Kresek, Gunung Kaler, Tiga Raksa, dan Solear. Dengan jumlah rumah yang terendam 779 KK

Di Kabupaten Lebak sebanyak 12 Kecamatan yakni Rangkasbitung Cibadak, Kalanganyar, Cimarga, Cikulur, Banjarsari, Gunung Kencana, Penggarangan, Wanasalam, Lebak Gedong, Cilograng dan Muncang direndam banjir dan tanah longsor.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Lebak, banjir dan longsor di Lebak merenggut 4 warga meninggal dunia. Keempat korban, Arsiti, 60, warga Kec. Cibadak, Saefudin, 37, dan Sajira, Mustofa, 16, keduanya warga Kec. Sajira dan Atja, 50, warga Kec. Cilograng.

(haryono/sir)