Tuesday, 24 April 2018

Arab Saudi Tunjuk Perempuan Jadi Dewan Penasehat Negara

Sabtu, 12 Januari 2013 — 16:21 WIB
King Abdullah-n

RIYADH – Raja Arab Saudi, Abdullah, untuk pertama kalinya menunjuk perempuan menjadi anggota dewan penasehat di negara itu.

King Adullah and Woman

Dalam surat keputusannya, Raja Abdullah mengatakan perempuan harus mengisi seperlima kursi dari total 150 di Dewan Syariah, yang bertugas mengkaji undang-undang.

Walau tidak mempunyai kekuasaan langsung dalam mengambil keputusan politik, dewan ini merupakan lembaga yang berpengaruh di kerajaan Arab Saudi.

Semua anggotanya ditunjuk oleh raja dengan masa tugas selama empat tahun.

Surat keputusan tersebut juga menegaskan bahwa semua anggota perempuan dewan harus tetap mematuhi norma-norma Islam yang ditafsirkan dengan ketat di negara itu.

Para anggota perempuan, misalnya, akan memasuki gedung lewat gerbang yang berbeda dari anggota pria dan duduk di bagian yang khusus untuk perempuan.

 

Wanita Arab Mengemudikan Mobil

Arab Saudi masih melarang perempuan mengemudikan mobil.

Bagaimanapun masuknya perempuan ke dalam Dewan Syariah dilihat sebagai terobosan penting di Arab Saudi di tengah-tengah upaya Raja Abdullah untuk menempuh reformasi sosial politik.

Pertengahan Oktober lalu, Kepolisian Syariah Arab Saudi atau Hai’a mengatakan akanĀ  memperkejakan perempuan dalam satuannya dan perekrutan akan segera dilakukan.

Polisi syariah itu bertugas mengawasi penerapan norma Islam yang ketat di Arab Saudi dan biasanya perempuan yang sering menjadi sasaran.

Arab Saudi juga untuk pertama kalinya Klik mengirimkan atlet perempuan ke Olimpiade London 2012. Mereka adalah atlet judo dan pelari nomor 800 meter.

Namun perempuan masih dilarang mengemudi mobil walau seorang perempuan pada Mei 2011 memberanikan diri untuk menyetir di Jeddah.

Belakangan Raja Abdullah Klik membatalkan hukuman cambuk atas perempuan yang dilaporkan bernama Shema itu.(bbc/d)