Sabtu, 12 Januari 2013 00:42:32 WIB

Dari Sebelunya BP Migas

SKK Migas Hanya Ganti Baju

ilsuskk

JAKARTA (Pos Kota) – Pengamat perminyakan Kurtubi mengungkap penunjukkan Rudi Rubiandini sebagai Kepala Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas (SKK Migas) sama saja ganti baju. “Presiden SBY seharusnya mengeluarkan Perpu. Bukan justru menunjuk Kepala SKK Migas (eks Badan Pelaksana Migas). Ini sama saja ganti baju,” katanya ketika dihubungi Jumat (11/1).

Ia menjelaskan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) sudah jelas. Pengelolaan migas diserahkan ke Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Artinya, pengelolaan migas berada dibawah Menteri ESDM, misalnya di BUMN atau digabung ke Pertamina. Bukan menjadi badan atau lembaga terpisah.

Kalau SKK Migas jadi badan tersendiri, maka tak jauh berbeda dengan Badan Pelaksana Migas. “Apalagi orang yang ditunjuk orang lama juga,” ucapnya.

Bisa-bisa produksi minyak bukannya naik, justru makin menurun lagi. Demikian ‘cost recovery’ juga makin tinggi. “Saya kira Presiden SBY tidak mengerti masalah,”pungkasnya.

Seperti diketahui BP Migas telah dibubarkan oleh Mahkamah Konstitusi karena keberadannya dianggap melanggar Undang-undang. Namun oleh SBY, BP Miga diganti kenjadi SKK Migas.

ANGKAT RUDI

Presiden SBY selain mengumumkan Roy Suryo sebagai Menpora, juga mengangkat Rudi Rubiandini menjadi Kepala SKK Migas dan Susilo Siswo Utomo sebagai Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggantikan Rudi Rubiandini.

“Saudara Rudi pernah bertugas di BP Migas selama tiga tahun, maka sudah memahami gambaran tugas, tanggung jawab, dan kewajibannya sekaligus tantangan yang dihadapi,” kata Kepala Negara, di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat siang. (budi/johara/bu)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.