Wednesday, 14 November 2018

Thamrin City Jadi Sentra Tenun Indonesia

Selasa, 15 Januari 2013 — 6:19 WIB
tenun

MEMBURU kain tenun tak perlu repot-repot ke daerah asalnya. Cukup mendatangi pusat perbelanjaan Thamrin City, Jalan Kebon Kacang, Jakarta Pusat. Di situ ada spot khusus yang menjual aneka tenun di lantai dasar.

Lia Yunia, satu pemilik toko di lantai dasar Blok H6, mengaku menjual tenun dari berbagai daerah seperti Jepara, Bali, Sumatera, dan Ende. Harganya pun bermacam-macam, tergantung jenis bahan pembuatannya.

“Masing-masing daerah memiliki tenun dengan warna dan corak khas yang berbeda-beda. Ada pula tenun yang terbuat dari sutera. Harganya bervariasi rata-rata Rp1 juta per meternya,” ucap Lia, Minggu (13/1).

Ada juga kain tenun asal  NTT dan NTB. Kainnya sangat terkenal eksotik dan memiliki banyak motif, serta terbuat dari bahan-bahan alami. Berbagai pakaian pun dimodifikasi dari tenun tersebut menjadi baju, selendang, tas, atau keperluan lainnya.

PUSAT KERAJINAN

Thamrin City telah berkomitmen menjadi sentra tenun Indonesia di Jabodetabek. Konsumen dan pencinta tenun bisa langsung bertemu dengan pembuat tenun. “Sentra tenun ini juga melengkapi posisi Thamrin City yang menjadi pusat batik Nusantara dan kerajinan Indonesia,” kata Frans COO Thamrin City, Minggu (13/1) di Jakarta.

Frans menjelaskan, selain menyediakan berbagai macam tenun Indonesia, para penenun daerah pun diharapkan bisa meningkatkan pendapatan dan kesejahteraannya karena langsung berhubungan dengan konsumen. (aby/ak)

Teks Gbr:
Abdus Shomad, pemilik toko Maghfiroh di Tamrin City, Jakarta Pusat, menjual berbagai jenis tenun, kain tardisional, dan batik.  (aby)