Tuesday, 23 July 2019

Pasokan Air Bersih Menghilang di Tanjung Priok

Rabu, 16 Januari 2013 — 19:48 WIB

TANJUNG PRIOK (Pos Kota) – Walaupun Jakarta digenangi air, namun hampir sebagian besar warga Jakarta Utara kekurangan air. Pasalnya, pasokan air bersih yang dibiasanya didapat dari Aetra untuk masuk ke rumah menghilang.

Warga pun harus lagi menguras kocek untuk membeli air bersih guna keperluan rumah. “Kami semua nggak bisa ngapa-ngapain, air mati total dari Rabu pagi sekitar pukul 08:00. Kalau begini terus kami semakin kebingungan karena harus membeli air bersih lagi,” kata Wati, 39, salah seorang warga di Koja, Jakarta Utara, Rabu (16/1).

Menurut Wati, sejak pagi hingga siang hari dirinya sudah membeli 20 liter air bersih seharga Rp20 ribu untuk keperluan memasak dan mencuci. Ibu rumah tangga ini pun semakin kebingungan dan mengharapkan air dapat dengan segera menyala.

“Mudah-mudahan air kembali normal lagi, karena kalau begini terus duit cuma habis buat beli air saja,” keluhnya.

Dikonfirmasi masalah tersebut, Manajer Humas, PT Aetra Air Jakarta, Rika Anjulika, mengaku bahwa produksi air bersih tengah mengalami penurunan sejak Selasa (15/1) malam terhenti sekitar 60 persen. Dan puncaknya, atau benar-benar mati pada pagi tadi, Rabu (16/1) sekitar pukul 08.00 WIB.

“Pihak kami sedang melakukan pengerjaan syphone yang dilakukan oleh pihak PJT II dan Kementerian Pekerjaan Umum,” ujarnya.

Dijelaskan Rika, pengerjaan syphone tersebut dilakukan untuk membuat jalan pintas aliran air dari Waduk Jati Luhur menuju ke tempat pengolahan air yang dikelola oleh PT Aetra Air Jakarta. Dimana dengan adanya syphone itu, nantinya air akan diolah sehingga dapat lebih bebas pencemaran yang terjadi di Kali Bekasi.

Namun Rika mengaku, bahwa sebenarnya mulai Rabu siang kemarin pasokan air ke pelanggan sudah mulai berangsur-angsur normal. Dimana jika sebelumnya ada 114 kelurahan di wilayah cakupan Aetra yang meliputi sebagian wilayah Jakarta Utara, sebagian Jakarta Pusat, dan seluruh wilayah Jakarta Timur. Kini sebanyak 55 kelurahan telah dapat dialiri air bersih dari Aetra.

“Walaupun volumenya masih kecil, namun sudah mulai menyala kembali. Kami berharap malam nanti, atau paling lambat besok pagi, aliran air bersih ke rumah pelanggan Aetra sudah normal,” ungkapnya. (Ifand/d)