Friday, 24 November 2017

Demi Mertua, Mencuri Motor untuk Perbaikan Rumah

Kamis, 17 Januari 2013 — 15:57 WIB
Curanmor-300x247

SERANG (Pos Kota) – Kasus pencurian motor yang kerap terjadi di PT Nikomas Gemilang berhasil diungkap Unit Reskrim Polsek Cikande, Kamis (17/1) pagi.

Pelaku pencurian di pabrik sepatu terbesar di Banten ini tak lain adalah Rujen, 32, karyawan bagian press sepatu Adidas. Warga Kp Kamanduran, Ds Teriti, Kec. Walantaka, Kota Serang. Dari 6 kali melukan pencurian, petugas berhasil mengamankan 4 unit motor serta kunci T dari rumah tersangka.

Kapolsek Cikande, Kompol Agus Nugraha, S.Ik, mengatakan terungkapnya kasus pencurian motor itu berawal dari laporan Andra Wira, 31, karyawan PT  Nikomas Gemilang. Warga Perum TCP Blok F4, Ds. Pelawad, Kec. Ciruas, Kab. Serang kehilangan motor Supra Fit, Sabtu (12/1) di parkiran tempat kerjanya.

Berbekal dari laporan itu, unit reskrim yang dipimpin Iptu I Gusti Muhammad Sugiarto langsung bergerak melakukan penyelidikan. Hasil investigasi diperoleh informasi pelaku pencurian mengarah kepada tersangka Rujen yang tak lain orang dalam perusahaan. “Tersangka Rujen ditangkap di tempat kerjanya sekitar pukul 09:00 WIB,” ucap Kapolsek.

Curanmor-Rujen

Panit Reskrim Polsek Cikande, Iptu I Gusti Muhammad Sugiarto saat mengawal tersangka Rujen berikut barang bukti 4 motor yang sudah diamankan.

Dari hasil pemeriksaan, lanjut Kapolsek, tersangka mengakui sudah melakukan pencurian motor sebanyak 6 kali, empat diantaranya di areal parkir perusahaan. Sedangkan 2 motor lainnya, dicuri dari areal parkir mini market disekitar PT Nikomas Gemilang.

“Tersangka bekerja seorang diri, dengan menggunakan kunci T. Empat motor sudah kita amankan, sedangka 2 lainnya sudah dijual dan masih dalam pencarian,” ujar Agus Nugraha.

Ditemui di ruang pemeriksaan, tersangka mengakui apa yang dikatakan polisi bahwa telah mencuri motor sebanyak 6 kali. Menurut pengakuan pria beristeri dari satu anak ini, terpaksa mencuri motor lantaran ingin membantu mertuanya memperbaiki rumahnya yang rusak akibat diterjang puting beliung.

“Saya tinggal di rumah mertua, tidak enak kalau tidak membantu. Karena uang gaji tidak mencukupi, saya berpikiran mencuri motor untuk membantu mertua. Uangnya sebagian sudah dibelikan bahan bangunan. Tiga motor belum kejual,” aku Rujen. (haryono/d)