Monday, 19 November 2018

Angkot Wajib Masuk Terminal Bojong Gede

Jumat, 18 Januari 2013 — 17:41 WIB
Terminal Bojonggede

BOGOR (Pos Kota) – Sejak dioperasikan Februari 2010 lalu Terminal Bojong Gede  masih belum berfungsi maksimal. Sejumlah angkot enggan masuk terminal dengan alasan pintu masuk dan keluar terminal sempit.

Alhasil, angkot menurunkan dan menaikan penumpang di depan Stasiun Bojong Gede sehinga menimbulkan kesemrautan.

Mengoptimalkan terminal ini, sejak Jumat sejumlah petugas DLLAJ Kabupaten Bogor ditempatkan di sekitar terminal. Sejumah angkot diwajibkan masuk dan menurunkan penumpang di dalam terminal. Kewajiban ini membuat sejumlah sopir angkot kesal.

“Gimana mau masuk terminil, pintu masuknya saja sempit. Lebarkan dulu!” teriak seorang sopir.

Sopir angkot lainnya malah enggan masuk. Tapi hanya bisa pasrah setelah petugas DLLAJ mengancna akan menilang surat kendaraannya.

“Kita mau taat aurtan tapi, perangkatnya dilengkapi dulu. Wajar terminal itu tak berfungsi maksimal,  pintu keluar masuknya sempit,” timpal sopir lainnya.

Sejumlah penumpang juga mengeluhkan kondisi terminal ini. “Jalan menuju ke termanil dari Stasiun Bojong Gede, sempit dan tak jarang penumpang kesenggol kendaraan yang lalu lalang,” kata Herman, warga Perumahan Kedung Waringin Indah. Dia dan warga lainnya mendesak pemka melebarkan jalan di sekitar Stasiun sekaligus merombak terminal ini.

“Kami tetap engga masuk ke terminial, lebih baik menungu di skeitar stasiun,” tambahnya.

Kabid  Teknik Angkutan dan Terminal DLLAJ Dudi Rukmayanti mengakui  terminal yang menelan biaya Rp 9,2 miliar memang harus banyak perbaikan dan revitalisasi, seperti pintu masuk yang dikeluhkan sopir dan penumpang.

“Terminal Bojong Gede harus direvitalisasi dan diperbaiki karena masih banyak kekurangan sehingga tak membuat nyaman sopir dan penumpang, seperti pelebaran jalan pintu masuk,” katanya.

Sedangkan penertiban kali ini dimaksudkan untuk mengurai kemcetan yang saban hari terjadi di depan Stasiun Bojong Gede. “Sebab itu semua angkot wajib masuk terminial. Tak ada alasan apaun!” tegasnya. (iwan/d)

Meski angkot diwajibkan mausk ke Terminal Bojong Gede, tapi penunpang engan ke terminial. (iwan)