Untuk Pilkada Jawa Timur

PWNU Jatim Netral, Gus Ipul Senang

Sabtu, 19 Januari 2013 — 0:42 WIB
iluspwnu

SURABAYA(Pos Kota)-Sikap netralitas yang diputuskan PWNU Jatim dalam Pilgub Jatim 2013 dinilai sebagai sikap mengayomi semua warga Nahdliyin. Secara tidak langsung NU memberikan kebebasan kepada kader dan warga NU memilih yang terbaik dan pada tempatnya, apakah gubernur maupun wakil gubernur.

Penilaian itu disampaikan Wakil Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Jumat (18/1). “Saya gembira dengan sikap netral NU itu,” tegasnya.

Sebelumnya PWNU mewacanakan bakal mendukung kader terbaiknya sebagai Calon Gubernur (Cagub), bukan Calon Wakil Gubernur (Cawagub). Dua kader berebut rekomendasi NU, yakni Gus Ipul dan Khofifah Indar Parawansa.

Tapi dengan netralnya sikap NU, Gus Ipul lebih leluasa kembali berpasangan dengan Cagub incumbent Gubernur Soekarwo (Karsa Jilid II).

Dijelaskannya, sikap netral PWNU Jatim itu dimaknai sebagai upaya menjaga kemaslahatan umat. Siapapun kader NU terbaik yang terpilih dalam Pilgub, akan ikut memperjuangkan cita-cita NU, seperti meningkatkan pendidikan kesehatan dan pemberdayaan umat.

Sikap NU yang netral, lanjut dia, sama saja merupakan sikap yang ingin mengayomi semua umatnya di Jatim. Apakah sikap NU netral lebih menguntungkan Gus Ipul dibandingkan Khofifah Indar Parawansa (Ketum PP Muslimat NU)? “Itu kan perkiraan sampeyan saja. Terima kasih kalau anda bilang seperti itu,” ujarnya sambil tertawa.

Dia menjelaskan, NU akan menyerahkan sikapnya itu kepada parpol-parpol berbasis NU seperti PKB untuk menentukan juga keputusannya dalam pilgub.

“Yang pasti, itu hasil istihoroh dan musyawarah para kiai dan ulama. Sebelum musyawarah, mereka terlebih dahulu melakukan istikhoroh. NU akan memberikan garis dan catatan-catatan yang perlu diberikan demi kemajuan Jatim,” paparnya.

Gus Ipul juga membantah jika sikap netral NU setelah bertemu dengan kiai Miftahul Achyar. “Gak ada kaitan dengan kiai Miftah. Saya sudah sering ketemu dengan kiai Miftah. Komunikasi dengan pimpinan parpol secara formal dan informal juga saya lakukan,” tandasnya.(nurqomar)

Terbaru
Terpopuler
Selasa, 1 September 2015 — 18:51 WIB
Jakarta
Selasa, 1 September 2015 — 18:49 WIB
Jakarta
Selasa, 1 September 2015 — 18:48 WIB
Pembunuhan dan Penganiayaan
Selasa, 1 September 2015 — 18:37 WIB
Jakarta
Selasa, 1 September 2015 — 18:32 WIB
Yudikatif
Selasa, 1 September 2015 — 18:21 WIB
Internasional
Selasa, 1 September 2015 — 18:19 WIB
Dengan Alasan Tidak Koordinasi
FPI Bubarkan Turnamen Voli Waria di Sukabumi
Jabar
Selasa, 1 September 2015 — 18:14 WIB
Peristiwa
Selasa, 1 September 2015 — 17:39 WIB
Perampokan dan Pencurian
Selasa, 1 September 2015 — 17:14 WIB
Jakarta