Senin, 05 Desember 2016

Panglima TNI Buka Rapim di Cilangkap

Selasa, 29 Januari 2013 — 16:22 WIB
rapim-sub-1

JAKARTA (Pos Kota) – Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E., secara resmi membuka Rapat Pimpinan (Rapim) TNI tahun 2013 dengan tema “Melalui Rapim TNI 2013, Kita Perkuat Komitmen dan Semangat Revitalisasi Alutsista TNI Guna Memantapkan Profesionalisme dan Eksistensi Peran Strategis TNI di Bidang Pertahanan”,  di Aula Gatot Subroto Mabes TNI Cilangkap Jakarta, Selasa (29/1/2013).

Rapim TNI diikuti oleh 165 peserta terdiri dari 4 Pimpinan TNI, 47 Pejabat Mabes TNI, 47  pejabat  TNI AD, 35 pejabat  TNI AL, 22  pejabat TNI AU  dan  10 Peninjau. Tujuan Rapim TNI yaitu untuk mengevaluasi pelaksanaan pembinaan kekuatan dan kemampuan serta gelar TNI tahun 2012.  Disamping itu, untuk menambah wawasan pengetahuan unsur pimpinan TNI tentang kondisi dan ketentuan yang berlaku berkaitan dengan pelaksanaan tugas-tugas TNI tahun 2013 dan menyamakan Pokok-Pokok Kebijakan Panglima TNI Tahun 2013 dalam rangka pembinaan kekuatan dan kemampuan serta penggunaan dan gelar kekuatan TNI, serta penyiapan satuan TNI untuk tugas-tugas pada tahun 2013.
rapim-tengah-a
Panglima TNI dalam amanatnya menyampaikan, tahun 2012 lalu dapat dilalui dengan begitu banyak capaian yang dihasilkan dalam konteks tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara. Namun demikian, masih banyak sisi yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan di tahun 2013. Oleh karena itu, Rapim TNI agar dapat dioptimalkan sebagai wahana komunikasi, informasi dan penyamaan persepsi dalam menetapkan konsistensi pembangunan TNI dengan satu tujuan pokok, demi terwujudnya perbaikan dan peningkatan pencapaian kinerja tahun 2013.

Selain itu, Panglima TNI juga menyampaikan atensi dan harapan untuk dijadikan pedoman dalam pelaksanaannya, sebagai berikut: Pertama, satukan persepsi dan rumuskan sinergitas terhadap segala upaya guna optimalasi kinerja pelaksanaan tugas TNI dalam rentang tahun 2013, sebagaimana tema yang dideklarasikan pada Rapim ini.

rapim-tengah

Kedua, inventarisasi segala permasalahan di satuan masing-masing, yang menjadi kendala bagi pelaksanaan tugas dalam konteks pelaksanaan tugas gabungan, baik tugas Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP), untuk dapat dikomunikasikan dan dicarikan jalan keluarnya, sesuai kemampuan dan batas kemampuan yang dimiliki. Ketiga, sampaikan saran perbaikan bagi penyelenggaraan Rapim TNI pada masa yang akan datang, dalam rangka memperoleh mekanisme komunikasi interaktif yang mengarah pada pencapaian tugas dihadapkan kondisi faktual.

Rapim TNI  tahun 2013 berlangsung mulai tanggal 28 s.d. 30 Januari 2013. Hari pertama, diawali dengan pengarahan Presiden RI kepada seluruh peserta Rapim TNI dan Rapim Polri serta para Gubernur, Bupati/Walikota di Jakarta Convention Center (JCC).

Hari kedua, Rapim TNI dibuka secara resmi oleh Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E. di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap yang dilanjutkan peninjauan ke Static Show Alat Peralatan Pertahanan (Alpalhan) TNI oleh Menhan RI Purnomo Yusgiantoro didampingi Panglima TNI, pejabat teras dilingkungan TNI dan ditutup pada tanggal 30 Januari 2013 di tempat yang sama.

rapim-tengah-1
(puspen/syamsir)

Terbaru

Sejumlah rombongan dari organisasi kesehatan dunia seperti GAVI, WHO dan Unicef bersama Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany usai melihat pelayanan kesehatan ibu dan anak di Puskesmas Perigi, Pondok Aren. (anton)
Senin, 5/12/2016 — 11:09 WIB
Tim WHO dan GAVI Tinjau Puskesmas Perigi Tangsel
Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany bersama Ketua DPRD setempat u M. Romlie dan wakil ketua DPRD setempat usai pengesahan Raperda APBD tahun 2017. (anton)
Senin, 5/12/2016 — 11:04 WIB
Disahkan DPRD
APBD Tangsel Tahun 2017 Rp 3,2 Triliun
2NE1. (ist)
Senin, 5/12/2016 — 11:03 WIB
Mantan Personel 2NE1 Coba Move On
Wakil Presiden Filipina, Leni Robredo. (reuters))
Senin, 5/12/2016 — 11:00 WIB
Wakil Presiden Filipina Lepas Satu Jabatan
Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Rumah Lembang.(ikbal)
Senin, 5/12/2016 — 10:46 WIB
Ahok Sebut Pejabat Terkutuk Jika Langgar Sumpah