Selasa, 29 Januari 2013 19:00:33 WIB

Senilai Rp 4,3 Miliar

Rotan dan Kayu Gelondongan Gagal Diselundupkan

rasyidhatta291

JAKARTA (Pos Kota) – Sebanyak 23 kontainer berisikan rotan dan kayu gelondongan senilai Rp4,3 miliar gagal diselundupkan ke luar negeri. Petugas Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai menyita komoditi yang memang dalam Undang-Undang dilarang diekspor tersebut.

Dirjen Bea dan Cukai Agung Kuswandono mengatakan pelaku memalsukan dokumen ekspor serta menggunakan nama perusahaan lain sebagai eksportir dengan harapan rotan dan kayu gelondongan tersebut bisa lolos di ekspor.

Rotan tersebut diselundupkan melalui Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Merak, dan KPPBC Belawan.

“Pelakunya sedang dalam pencarian,” ujar Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemkeu), Agung Kuswandono, saat melihat barang bukti di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (29/1).

Didampingi Direktur P2 (pencegahan dan penyidikan) Muhamad Sigit, Agung menambahkan nilai barang yang akan diekspor mencapai Rp4,3 miliar, dengan negara tujuan ekspor antara lain Singapura, China dan Yaman.

Adapun rincian tangkapan petugas BC yakni dari KPU Tanjung Priok, jenis barang adalah rotan asalan dari Kalimantan, dengan jumlah 13 kontainer serta tiga kontainer kayu gelondongan dengan nilai Rp2,4 miliar.

Dari KPP Merak, jenis barang yang ditemukan adalah rotan asalan dengan jumlah dua container serta rotan setengah jadi dengan jumlah empat container dengan nilai barang mencapai Rp1,7 miliar. Sedangkan dari KPP Belawan satu kontainer rotan asalan dengan nilai barang mencapai Rp150 juta.

Dalam dokumen para penyelundup ini menggunakan perusahaan berinisial PT GTK, PT HSI, PT HMR, PT WAM, CV JE, CV DCB dan PT.

Agung memaparkan selama tahun 2012, potensi kerugian negara yang disebabkan oleh kasus ekspor dan impor gelap hampir mencapai Rp196,5 miliar dari 3.382 kasus di seluruh Indonesia (dwi)

Teks : Rotan dan kayu gelondonga yang gagal diselundupkan

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.