Tuesday, 25 September 2018

Tersangka Dukun Pengganda Uang Nangis Ingat Istri

Rabu, 30 Januari 2013 — 20:03 WIB
ganduang301

TANGERANG(Pos Kota)-Tersangka dukun pengganda uang asal Serang, Banten menangis saat diperiksa petugas Polsek Ciledug, karena ingat istrinya sedang hamil ditinggal masuk penjara, Rabu(30/1)

“Kalau bisa dipertemukan dengan istri saya, kasihan sedang hamil 2 bulan, calon anak pertama” ucap tersangka TB Yuda Negara alias Asmayadi,30 saat diperiksa petugas di Polsek Ciledug,Kota Tangerang.

Petugas masih mempertimbangkan permintaan tersebut.” Bisa saja istrinya suruh datang ke polsek untuk bertemu tersangka,” jelas Kapolsek Ciledug Kompol Abdoel Harris Jakin,SIK.

Kasus penggandaan uang ini bermula ketika tersangka warga Kampung Ciherang, Serang mendatangi Nursalim pemilik warteg di rumahnya di Gang Bhakti, RT04/05 Karang Timur, Kecamatan Karang Tengah beberapa bulan lalu.

Dalam pertemuan itu tersangka mengiming-imingi korban bisa memiliki uang banyak dengan cara menggandakannya. ” Saya janji uangnya bisa dua kali lipat dalam jangka 3 bulan,” ucap tersangka.

Karena tertarik, korban lalu menyerahkan Rp17 juta da akan digandakan menjadi Rp30 juta.Uang itu lalu dimasukan ke dus bekas mie instan lalu diikat tali rafia dan tersangka berpesan kepada korban agar membuka kardus itu setelah 3 bulan lamanya.

Setelah tiga bulan, Nursalim lalu membuka kardus tersebut. Ternyata uangnya bukan bertambah banyak tapi malah hilang. “Yang ada hanya potongan kertas,”ucap korban.

Menyadari dirinya tertipu akhirnya pengusaha warteg ini melapor ke Polsek Ciledug. Tersangka ditangkap saat berada di stasiun Muara Angke Jakarta Barat. “Uang nya sudah habis untuk kebutuhan saya selama pelarian,”ucapnya.

Menurut Kapolsek didampingi Kanitreskrim Iptu IR Situmorang, tersangka dijerat pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman 6 tahun penjara(maryoto)

Teks : Tersangka dukun pengganda uang diperiksa polisi