Kamis, 7 Februari 2013 11:54:42 WIB

Korban Longsor Tambang Emas Madina Simpang Siur

longsor

MEDAN (Pos Kota) – Jumlah korban longsornya pertambangan rakyat di Aek Sarahan, Desa Hutabargot Nauli, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, masih simpang siur. Pasalnya, puluhan pekerja disebut-sebut terjebak ke dalam lubang. Sementara sejauh ini baru satu orang ditemukan meninggal dunia yakni Hendra.

Camat Hutabargot, Hendra Batubara, mengatakan pihak keluarga yang melapor ke kecamatan ada berjumlah 3 orang dan masih berada di dalam lubang.

”Ada tiga pihak keluarga yang melaporkan kepada kecamatan,”kata Batubara.

Tentang jumlah warga yang berada di dalam lubang, menurut Hendra, belum bisa dipastikan karena informasi di tengah-tengah masyarakat terus berkembang saat kejadian.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara Asren Nasution, menyatakan hingga kini baru satu orang korban tewas berhasil ditemukan dilokasi longsor tambang emas tersebut.

Menurut Asren, Pemprov Sumut telah berkoordinasi dengan Tim SAR Sumut untuk membantu pencarian puluhan korban lainnya yang kemungkinan masih tertimbun longsor.

(samosir/sir)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.