Korban Longsor Tambang Emas Madina Simpang Siur

Kamis, 7 Februari 2013 — 11:54 WIB
longsor

MEDAN (Pos Kota) – Jumlah korban longsornya pertambangan rakyat di Aek Sarahan, Desa Hutabargot Nauli, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, masih simpang siur. Pasalnya, puluhan pekerja disebut-sebut terjebak ke dalam lubang. Sementara sejauh ini baru satu orang ditemukan meninggal dunia yakni Hendra.

Camat Hutabargot, Hendra Batubara, mengatakan pihak keluarga yang melapor ke kecamatan ada berjumlah 3 orang dan masih berada di dalam lubang.

”Ada tiga pihak keluarga yang melaporkan kepada kecamatan,”kata Batubara.

Tentang jumlah warga yang berada di dalam lubang, menurut Hendra, belum bisa dipastikan karena informasi di tengah-tengah masyarakat terus berkembang saat kejadian.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara Asren Nasution, menyatakan hingga kini baru satu orang korban tewas berhasil ditemukan dilokasi longsor tambang emas tersebut.

Menurut Asren, Pemprov Sumut telah berkoordinasi dengan Tim SAR Sumut untuk membantu pencarian puluhan korban lainnya yang kemungkinan masih tertimbun longsor.

(samosir/sir)

Terbaru
Terpopuler
Senin, 31 Agustus 2015 — 0:13 WIB
Bola
Minggu, 30 Agustus 2015 — 23:50 WIB
Jakarta
Minggu, 30 Agustus 2015 — 23:32 WIB
Sumatra
Minggu, 30 Agustus 2015 — 22:32 WIB
Politik
Minggu, 30 Agustus 2015 — 22:29 WIB
Musik
Minggu, 30 Agustus 2015 — 22:17 WIB
Sumatra
Minggu, 30 Agustus 2015 — 21:39 WIB
Peristiwa
Minggu, 30 Agustus 2015 — 21:27 WIB
Bekasi
Minggu, 30 Agustus 2015 — 21:10 WIB
Pembunuhan dan Penganiayaan