Sunday, 23 September 2018

Mencoba Membobol Toko

Tiga Anak di Bawah Umur Ditahan Kejari Serang

Jumat, 8 Februari 2013 — 7:44 WIB
ilustiga

SERANG (Pos Kota) – Tiga anak masih di bawah umur ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang. Mereka berinisial Ad, 15, In, 16, dan Mu, 16, warga Cipocok Jaya, Kota Serang. Ketiga anak ditahan di Rutan Serang, karena dugaan kasus percobaan pencurian di warung milik Sohari di Penancangan, Cipocok Jaya, 5 Januari 2013 lalu.

Kuasa hukum ketiga tersangka bersama anggota Komisi I DPRD Kota Serang Encop Sofia mendatangi Kejari Serang. Mereka mempertanyakan permohonan penangguhan penahanan terhadap ketiganya. Di Kantor Kejari, mereka menemui Kasi Pidum Kejari Serang M Yusuf dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sudiarso.

Abdul Hamim Jauzie dan Rusdi Holid Hasibuan mengatakan, penangguhan penahanan terhadap kliennya didasarkan atas rasa kemanusiaan karena ketiganya masih anak-anak dan masih harus bersekolah. “Mereka masih di bawah umur, sehingga harus mendapat perlindungan hukum,” kata advokat dari LBH Asosiasi Perempuan Indonesia (APIK) Banten kepada wartawan, di Kejari Serang, Kamis (7/2).

Dikatakan, pihaknya siap memberikan jaminan atas penangguhan tersangka selama proses pemeriksaan perkaranya. “Jika dikabulkan, kita jami tidak akan melarikan diri dan tidak akan mempersulit proses perkaranya,” ungkapnya.

Dikatakan, kliennya ditahan setelah ditangkap 5 Januari 2013. Ia menceritakan bahwa Ad tertangkap warga saat sedang berusaha melepas genteng di atap warung milik Sohari sekitar pukul 03:30. “Setelah tertangkap dan dipukuli warga, klien kami kemudian dilaporkan ke Polsek Cipocok Jaya,” tegasnya.

Anggota Komisi I DPRD Kota Serang, Encop Sofia mengatakan dirinya siap menjadi penjamin bagi ketiga tersangka. Hal itu dilakukan karena ketiganya masih bersekolah. “Mereka masih bersekolah. Saya melibatkan diri dalam kasus ini, karena memang komisi I juga membidangi perempuan dan anak-anak,” ungkapnya.

Kapolsek Cipocok Jaya, Kompol Yoga Priyahutama mengatakan bahwa ketiga tersangka yang masih di bawah umur diproses berdasarkan laporan korbannya. “Mereka sudah tiga kali melakukan pembobolan toko. Toko milik Sohari sudah dua kali dibobol mereka, tapi baru kali ini tertangkap tangan,” jelasnya.

Yoga juga mengakui jika memang ketiga tersangka masih di bawah umur. Tapi, lanjut Yoga, tindakan yang dilakukan ketiganya tidak menggambarkan sebagai anak-anak. “Mereka malam-malam mencongkel genteng, apakah itu yang dinamakan anak-anak, Dan itu sudah dilakukan beberapa kali. Kasus ini lanjut, juga karena keinginan korban,” jelasnya. (haryono)

  • untung setiawn@56.yahoo.com

    hati2 mereka diperalat sindikat,demi kelancaran kejahatannya(tdk dicurigai+hukuman tdk berat)hrs diawasi juga hrs bikin takut anak2 lain