Wednesday, 22 May 2019

Larangan Memasang Spanduk di Pohon Tidak Digubris

Senin, 11 Februari 2013 — 18:32 WIB
spanduktem112

BOGOR (Pos Kota) – Meski Pemkab Bogor melarang memaku pohon di sepanjang Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, namun tak digubris. Sejumlah spanduk dan papan larangan sudah dipasang, tapi baliho, spanduk, bendera parpol silih berganti menempel di pohon-pohon di sepanjang jalan Ibukota Kabupaten Bogor ini.

Bahkan, petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Bogor setiap pagi sweeping di sepanjang jalan ini, sebab atribut itu dipasang pada malam hari. Seperti pada Minggu subuh, petugas menemukan sejumlah atribut ormas. “Saat mau dibongkar, ormas pemilik atribut memohon agar diberikan setelah hajatan merek yang digelar di salah satu gedung di jalan ini selesai,” kata Kabid Bidang Pertamanan, DKP Nunung Toibah, Senin.

Permintaan itu terpaksa dikabulkan, lantaran ormas ini tergolong memiliki massa banyak. “Tapi kita berjanji tidak ada lagi tolernasi. Buktinya Senin kita mencabuti atrribut yang dipaku dipohon,” katanya.

Selama tiga gari sejak Sabtu pagi melakukan sweeping, DKP mendapat 4 Kg paku yang di digunakan untuk memasang spanduk, bendera dan atribut lainnya di sejumlah pohon. “Dari sekitarr 45 pohon yang kita cabuti pakunya, rata-rata setiap pohon terdapat 20-30 paku,” paparnya.

Diakuinya masih rendahnya kesadaran masyarakat terutaman darai penggiat organisasi dan parpol dengan memaku atributnya di pohon. “Seharsunya mereka tahu akan fungsi dan kegunaan pohon itu. Jika setiap pohon terdapat 25 pakunya, pohon itu dipastikan akan cepat mati terkena racun dari zat besi,” jelasnya. (iwan)

Teks; Meski papan larangan menempelkan artribut di pohon dipajang di sepanjang Jl. Tegar Beriman, tapi tak digubrisi.