Saturday, 23 March 2019

Angkot Semrawut Jadi Penebar Maut

Selasa, 12 Februari 2013 — 8:29 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Korban akibat semrawutnya pengelolaan angkutan kota di Jakarta terus berjatuhan. Berbagai jenis kejahatan mengintai penumpang, bahkan tak sedikit berujung maut.

Kasus tewasnya Annisa Azward, mahasiswa UI, harus menjadi pelajaran berharga bagi Pemprov DKI agar segera melakukan penataan secara serius. Kalau tidak, korban akan terus bergelimpangan.

Wakil Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menuding banyaknya armada angkutan yang dimiliki perorangan mengakibatkan pengawasan tidak maksimal. Begitupun aturan penyeragaman dan penggunaan Kartu Tanda Anggota (KTA) yang hingga kini juga belum dilaksanakan sepenuhnya oleh penguasaha angkot. Razia rutin yang selama ini digelarpun kenyatannya tidak mampu mengurangi kriminalitas di angkot

Ahok berjanji melakukan pembenahan. “Angkot ini secara bertahap harus dihabiskan, nggak boleh lagi ada angkot di DKI,” ujar Ahok di balaikota, Senin (11/2).

Sebagai penggantinya, Pemprov DKI akan menyiapkan sekitar 1.000 unit bus feeder. Penghapusan angkot jenin ini akan direalisasikan jika bus-bus tersebut telah tercukupi. Bus ini nantinya akan beroperasi secara terukur dan terintegrasi.
“Kita akan berikan gaji sopir 3,5 kali UMP. Jadi sopir baik dan benar akan pindah. Jadi kalau ada bus yang terukur dan terintegrasi, orang nggak mau naik angkot lagi,” tuturnya.

Ahok juga mengatakan Pemprov DKI berencana mengadakan tiket langganan bagi pengguna angkot. Tiket tersebut nantinya dapat digunakan juga untuk parkir motor. “Kita bisa bikin tiket PP hanya Rp250 ribu sebulan. Anda bisa bebas naik bus,” ujarnya.(guruh)

  • hebat

    hebat

  • Jack

    Hapuskan Angkot !!! Mereka yang menyebabkan macet dimana2…

  • Jack

    Hapuskan Angkot !!! Mereka yang menyebabkan macet dimana2…

  • http://www.facebook.com/people/Utomo-Prawiro/100000331352018 Utomo Prawiro

    Angkot masih dibutuhkan tapi untuk di jalan kecil atau kampung. sedang di jalan besar sebaiknya bus. agar bisa mengurangi kemacetan dan juga agar bisa lebih tertib.
    angkot tidak bisa di hapuskan sama sekali.
    Saat ini banyak trayek angkot yang harusnya dilayani pakai bus.
    sementara busnya sendiri nggak tahu pada kemana. makin lama makin nggak kelihatan