Friday, 21 September 2018

Tahun 2013, Kejaksaan Siap Eksekusi Mati 10 Terpidana Mati

Kamis, 14 Februari 2013 — 23:20 WIB
Senapan tua

JAKARTA (Pos Kota) – Kejaksaan Agung siap mengeksekusi 10 orang terpidana mati dari berbagai manca negara tahun 2013.

“Target kita tahun ini 10 orang terpidana siap dieksekusi,” kata Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Mahfud Manan kepada wartawan di Kejaksaan Agung, Kamis (14/1).

Namun begitu, Mahfud enggan menyebutkan nama-nama terpidana mati, asal negara dan tindak pidana yang dilakukan, apakah narkotika, terorisme dan tindak pidana umum lain.

“Saya tidak bisa sebutkan, karena saya tidak hafal nama dan tindak pidana. Yang pasti, kita akan beritahu, bila sudah dieksekusi.”

Menurut Mahfud, pihaknya juga sudah mengantongi 10 orang terpidana matiĀ  lainnya, yang akan dieksekusi matiĀ  untuk tahun 2014.

“Jadi jumlah semua terpidana mati sebanyak 20 orang,” ungkapnya didampingi Direktur Tindak Pidana Umum Lain pada Jampidum Babul Khoir.

Sesuai dengan ketentuan perundangan, mereka uang siap dieksekusi, setelah upaya hukum hingga kasasi, peninjauan kembai hingga grasi telah ditempuh dan ditolak.

DUTA BESAR

Dari informasi yang dihimpun, sejumlah duta besar negara sahabat sempat mempertanyakan tentang rencana eksekusi mati sejumlah warga negara asal negara bersangkutan.

“Mereka (Para Dubes) ingin tahu tenang kepastian warganya yang akan dieksekusi mati,” kata sebuah sumber.

Menurut dia, bisa jadi kedatangan mereka ke Kejagung terkait dengan tidak dianutnya rezim pidana mati lagi.

Dari statistik di Kejagung tercatat jumlah terpidana mati sebanyak 111 orang. Terdiri perkara pembunuhan 60 orang, narkotika 49 orang dan terorisme dua orang. (ahi/d)