Sabtu, 16 Februari 2013 15:28:54 WIB

Terlambat Sehari, Perpanjang SIM Harus Uji Ulang

ilustrasi-bikin-sim

JAKARTA (Pos Kota) – Direktorat Lalulintas Polri akan memberlakukan kebijakan baru terkait sistem perpanjangan surat izin mengemudi (SIM). Jika telat satu hari dari masa habisnya, pengendara harus ikuti tes ujian seperti pembuatan SIM baru.

Hal tersebut juga berdasarkan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 9 Tahun 2012 tentang Registrasi dan Identifikasi Pengemudi, jika SIM sudah habis masa berlakunya maka si pemilik kendaraan harus mengikuti pembuatan seperti semula.

Wadir Lantas Polda Metro Jaya, AKBP Wahyono membernarkan pemberlakukan perpanjangan SIM tersebut. Dan akan diberlakukan terhitung pada 1 Maret 2013.

“Perpanjangan SIM yang sudah lewat masa berlakunya, maka mekanismenya seperti membuat SIM baru,” kata Wahyono, Sabtu (16/2).

Mengapa demikian, lanjut dia SIM, sebagaimana fungsinya sangat dimungkinkan dalam tenggang waktu 5 tahun (masa berlaku SIM) seorang pengemudi akan banyak mengalami perubahan yang terkait dengan tingkat ketrampilan, kemampuan, antisipasi, daya reaksi, daya konsentrasi dan sikap perilaku. Artinya bahwa para pengemudi itu harus di uji ulang.

“Proses perpanjangan dan pembayaran nantinya akan sama seperti pembuatan SIM baru. Tetapi, ini berlaku tidak hanya bagi mereka yang sudah habis masa berlakunya, melainkan juga untuk mereka yang akan melakukan perpanjangan SIM lagi,” ujar Wahyono.

Wadirlantas juga menambahkan, masyarakat harusnya terlebih dahulu tahu apa itu SIM dan kegunaannya. SIM merupakan tanda bukti legitimasi kompetensi, alat kontrol dan data forensik kepolisian bagi seseorang yang telah lulus uji pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan untuk mengemudikan kendaraan bermotor di jalan sesuai dengan persyaratan di Undang-undang Lalulintas dan Angkutan Jalan No. 22 tahun 2009.

“Ada beberapa perbedaan untuk warga yang akan memperpanjang SIM. Polisi membagi dua ketegori, yang pertama jika ingin memperpanjang SIM dengan masih ada masa berlakunya, warga harus isi formulir, melampirkan KTP, melampirkan SIM lalu harus menunjukan surat lulus uji keterampilan simulator dan surat keterangan kesehatan mata, hal itu sesuai dengan Pasal 28 ayat 1,” ungkapnya.

(adin/sir)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.