Wednesday, 23 August 2017

Razia: 24 Angkot Ditilang, Satu Dikandangkan

Senin, 18 Februari 2013 — 21:44 WIB
derek angkot-n

KEBAYORAN LAMA (Pos Kota) – Satu unit angkutan kota (angkot) dikandangkan dan 24 lainnya ditilang petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan di kawasan Kebayoran Lama, Senin (18/2).

“Pak, tolong angkot ini jangan sampai dicabut izin operasinya. Anak dan istri saya nanti mau dikasih makan apa?” protes Syamsuddin, sopir angkot C-05 jurusan Kreo-Kebayoran Lama saat angkotnya akan diderek petugas.

Kepala Seksi Penertiban Sudin Perhubungan Jaksel, Anggiat Banjar Nahor menjelaskan pihaknya gencar merazia angkutan umum termasuk bis kecil (angkot) untuk memberi keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat khususnya para penumpang angkutan umum.

“Meski penertiban angkutan umum sudah sering dilakukan, tapi pelanggaran yang dilakukan awak angkutan masih saja berlangsung,” kata AB Nahor.

Pelanggaran yang kerap dilakukan awak angkutan umum mulai dari tidak mengenakan seragam, identitas diri, kelengkapan surat-surat kendaraan seperti KIR, izin trayek hingga kelaikan jalan.

Pada penertiban di Kebayoran Lama, petugas mengandangkan angkot C-05 B 1031 EC karena surat-surat kendaraan mati. Angkot ini terpaksa diderek untuk digelandang ke pool di Rawa Buaya, Jakbar.

Serta 24 angkot ditilang lantaran sopir tidak berseragam dan sebagian karena tidak lengkapnya surat kendaraan. (Rachmi/d)

Petugas Suku Dinas Perhubungan Jaksel mengandangkan angkot C-05 jurusan Kreo-Kebayoran Lama karena surat-surat kendaraan mati, Senin (18/2). (Rachmi)

  • http://www.facebook.com/people/Utomo-Prawiro/100000331352018 Utomo Prawiro

    Razia harus di persering, agar lebih bagus kedepannya.
    Kalau yang salah sopirnya maka yang ditindak sopirnya, bukan pemiliknya.
    kalau yang salah pemiliknya misal surat atau kelengkapan maka yang ditindak pemiliknya/ mobilnya.