Selasa, 19 Februari 2013 13:39:58 WIB

Indonesia Gelar Konferensi Muslim-Kristen Asia di Jakarta

agus-sub

JAKARTA (Pos Kota) – Indonesia akan menggelar Konferensi Muslim – Kristen Asia di Jakarta tanggal 25-28 Feberuari 2013. Konferensi ini akan dihadiri 152 pemimpin agama dari 20 negara.

Itu disampaikan Sekretaris Jenderal International Conference of Islamic Scolars (ICIS) KH Hasyim Muzadi di Kantor ICIS Jakarta, Selasa siang. Dalam keterangannya, Hasyim didampingi Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Pdt. Gomar Gultom, Sekretaris Eksekutif Konferensi Waligereja Indonesia  Antonius Benny Susetyo.

Hasyim mengatakan konferensii merupakan inisiatif dari sejumlah tokoh agama dari berbagai organisasi keagamaan di sekretariat ICIS. Mereka berasal dari Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Ferderasi Konferensi Bhisop (FABC), Konferensi Kristen Asia (CCA), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan Persekutuan Gereja-gereja Indonesia. Konferensi ini akan dibuka Menteri Agama Suryadharma Ali.

Ia mengatakan forum diharapkan dapat meningkatkan relasi personal pata tokoh muslim dan Kristen, sehingga masing-masing pemimpin dapat secara terbuka melakukan aksi-aksi bersama untuk menuntaskan persoalan keadilan dan konflik ekonomi-sosial yang ada.

“Selain itu, forum Konferensi Muslim-Kristen menjadi ajang dialog agama dan penyampaian wacana yang dapat dikembangkan menjadi sebuah aksi bersama para tokoh agama dalam menjawab problem keadilan, dan persoalan perdagangan manusia yang menjadi masalah bersama di Asia,” papar Hasyim.

Untuk mendukung pemberantasan korupsi di Indonesia, para peserta konferensi ini akan mengunjungi Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

(johara/sir)

Teks Gbr- Sekretaris Jenderal ICIS KH Hasyim Muzadi saat menjelaskan rencana Konferensi Muslim-Kristen Asia. (johara)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.