Meski Dilarang, Rieke ‘Oneng’ Blusukan di Karawang

Selasa, 19 Februari 2013
Rieke-Teten Masduki

KARAWANG (Pos Kota) – Rieke Diah Pitaloka Cagub Jawa Barat, tanpa didampingi Teten Masduki pasangannya, kampanye blusukan ke  delapan pasar yang ada di Kabupaten Karawang, menemui nelayan di Ciparage, Kecamatan Tempuran  serta menyaksikan acara mancing bersama di kolam pemancingan ikan di Telagasari, Selasa (19/2).

Ketua Panwaslu Jawa Barat, DR. Ihat Subihat SH. MH, sebelumnya telah  mengeluarkan larangan berupa sangsi terhadap pasangan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki dilarang melakukan kampanye sampai masa tenang (Kamis, 21/2).

Panwaslu Jawa Barat memberikan sangsi tidak boleh kampanye kepada Paslon No 5 tersebut, karena diduga telah melanggar Peraturan KPU Nomor 14 Tahun 2010 dengan melibatkan pejabat publik menjadi jurkam tanpa memberikan surat cuti dari Mendagri kepada Panwaslu dan KPU provinsi.

Pasangan calon No 5 tersebut, karena diduga melanggar karena melakukan kampanye bersama Jokowi, Gubernur DKI Jaya, pada Sabtu (16/2) di Stasiun KA Karawang, KA Cikampek dan Di Bandung Barat.

Kemuadian Panwaslu Jabar mengeluarkan rekomendasi agar pasangan Paten tidak melakukan kampanye selama dua hari sampai masa tenang (21/2).

Menanggapi adanya larangan kampanye terhadap dia dan calon wakilnya itu,  Rieke menegaskan, dia menyatakan belum tahu soal sanksi dari Panwaslu, tahunya malah dari media.

“Tapi kalau iya, apa kesalahan kita, apa yang dilanggar? Secara UU kita sudah taati semua, mulai dari jadwal kampanye, zonasi, hingga jurkam,” kata Rieke di sela kampanye di Karawang, Selasa (19/2) .

Selanjutnya Rieke menjelaskan Jokowi itu mengaku sudah mengajukan cuti, namun pihak Kemendagri menjelaskan izin cuti dari surat itu baru datang pada Jumat, 15 Februari.

Memang semestinya, surat diajukan 12 hari sebelumnya. Atas jawaban Kemendagri tersebut, Jokowi menyebut Sabtu dan Minggu termasuk hari libur, tetapi secara kepatuhan Jokowi sudah izin. (nourkinan/d)

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.