Wednesday, 27 March 2019

Bahu Perempuan Ditepuk, Perhiasan Rp 9 Juta Raib

Rabu, 20 Februari 2013 — 0:29 WIB
pukdak192

PURWAKARTA (Pos Kota) – Dua pria mengaku warga Brunai Darusalam memperdayai ibu rumah tangga di Purwakarta,Jawa Barat. Ny Erni, 30, warga Maracang, Kec Babakan Cikao,Purwakarta, diduga dihipnotis usai ditepuk bahunya oleh lelaki yang baru dikenalnya. Akibatnya uang Rp 9 juta hasil penjualan puluhan gram perhiasan emas miliknya raib.

Setelah sadar, korban menangis dan jatuh pingsan di outlet Alfamart Kaum, Kel Cipaisan, Purwakarta.

Keterangan dihimpun Pos Kota, Selasa (19/2) peristiwa yang menimpa Erni ini, berawal saat dia pulang cek kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Bayu Asih Purwakarta. Saat menunggu angkutan kota di Pertigaan Jalan Haji Iming, kota Purwakarta, Erni dihampiri seorang lelaki bertubuh tinggi besar.

Kemudian lelaki yang mengaku warga negara Brunai Darusalam itu meminta tolong Erni, diantar ke bank di kota Purwakarta untuk menukar uang dolar.

Awalnya, secara halus Erni menolak. Tapi, setelah pundaknya ditepuk lelaki itu, Erni tak menolak. Disaat itulah berhenti mobil minibus Avanza warna hitam yang dikemudikan seorang teman lelaki tadi. Kemudian Erni diajak naik mobil tersebut. Selanjutnya, Erni diajak berputar-putar mengelilingi kota Purwakarta.

Di mobil Erni diminta memberikan semua perhiasan emasnya, katanya untuk cindera mata istri si lelaki di Brunai. Namun, tiba-tiba permintaan emas si lelaki dibatalkan. Ia malah meminta, perhiasan Erni dijual, dan uangnya diberikan kepadanya. Erni yang diberi sejumlang uang dolar itu setuju, saat si lelaki mengajaknya pulang mengambil surat-surat perhiasan emas.

Erni dan si lelaki menjual perhiasan itu ke toko emas Pelita Surya dan Chi Kong Tay, di Jl Sudirman, Kota Purwakarta. Uangnya Rp 9 juta hasil penjualan perhiasan emasnya itu langsung diserahkan ke si lelaki.

Tak berhenti disitu,Erni dimintai tolong mengantar si lelaki ke sebuah perusahaan di Jatiluhur. Katanya mau investasi di perusahaan itu. Singkat cerita, setibanya di Toko AlfaMart, Kaum, Kel Cipaisan, dengan berpura-pura membeli air mineral, Erni disuruh turun. Selanjutnya, si lelaki meninggalkan Erni di depan toko tersebut.

Kapolres Purwakarta AKBP Slamet Hariyadi melalui Kapolsekta Purwakarta Kompol Alimudin membenarkan adanya kasus tersebut.”Kasusnya sedang diselidiki,” kata Alimudin. (dadan)

Ilustrasi