Besuk Dara, Jokowi Kunjungi RS Tarakan

Rabu, 20 Februari 2013
RS Tarakan-n

GAMBIR (Pos Kota) – Gubernur Joko Widodo menjenguk bayi Dara Nur Anggraini yang menjalani perawatan di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat (Jakpus).

Putri pasangan Ellyas dan Lisa Darawati ini merupakan kembaran bayi Dera Nur Anggraini yang meninggal karena ditolak oleh beberapa rumah sakit.

Mantan Walikota Solo mengatakan kondisi Dara dalam keadaan baik dan tinggal menambah berat badannya. “Dokter mengatakan kondisi Dara sudah baik dan tinggal menambah berat badannya. Ibunya juga sudah sehat, tapi masih capek sehingga saya sebentar saja. Semua pasien di sini harus diperlakukan sama,” kata Jokowi, Rabu (20/2) usai menjenguk Bayi Dara dan Ibunya Lisa Darawati yang dirawat di RSUD Tarakan.

Jokowi juga menyempatkan berkeliling ke beberapa ruangan yaitu ruang rawat ibu, ICU, Neonathal Intensive Care Unit (NICU).

Gubernur Jokowi mengakui meningkatnya antusias masyarakat pengguna Kartu Jakarta Sehat (KJS) sehingga daya tampung rumah sakit penuh. Untuk itu kepada setiap rumah sakit daerah diperintahkan untuk mengubah ruang kelas II menjadi kelas III agar pasien yang datang dapat ditampung.

“KJS memang keinginan masyarakat, sehingga melonjak sampai 70 persen. Sehingga ICU, kamar penuh, NICU penuh, itulah kondisi lapangan yang kita lihat.  Seperti yang ada di RSUD Tarakan sama, kelas III habis, tapi sudah saya perintah yang kelas II dijadikan semua kelas III,” jelas Jokowi.

Dirut RSUD Tarakan, Kusmedi Priharto mengatakan daya tampung di RSUD Tarakan akan ditambah mengingat tingginya minat warga yang berobat mengunakan KJS. “Fasilitas menggunakan KJS tinggi sekali dan kondisi dilapangannya begitu saat ini,” katanya.

Saat ini ruang kelas III sudah habis, pihaknya telah menggunakan ruangan kelas II menjadi kelas III. Jumlah pasien meningkat, dari hari biasa yang hanya 700 orang yang dirawat, sekarang rata-rata bisa 1.200 orang perhari,”terangnya.

Di RSUD Tarakan, total ruangan ada 463 kamar dan 75 persennya digunakan untuk kelas III, sedangkan siasanya 122 ruangan untuk kelas II, I dan VIP. (tarta/d)

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.