Wednesday, 20 March 2019

Diskotik Akan Diberangus Dari Cilegon

Rabu, 20 Februari 2013 — 6:55 WIB
ilusdiskotik

CILEGON (Pos Kota) – Walikota Cilegon, Tb Iman Ariadi menanggapi serius maraknya tempat hiburan, khususnya diskotik di kotanya. Selain dianggap sebagai sarang peredaran narkoba dan prostitusi, keberadaan tempat hiburan ini juga dianggap melanggar Perda karena beroperasi di luar jam yang telah ditentukan. Bahkan sejumlah diskotik bakal diberangus karena tidak diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) No 2 tahun 2003.

“Tempat hiburan yang tidak diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) No 2 tahun 2003, tentang penyelenggaraan tempat hiburan, tidak diperbolehkan, dan harus ditutup. Kita juga akan kaji ulang perijinan tempat hiburan yang melanggar jam operasional,” ujar H Tb Iman Ariadi, Selasa (19/2).

Menurut Walikota, keberadaan hiburan yang diperbolehkan di Kota Cilegon, yakni kegiatan hiburan sebagai penunjang hotel. “Jadi bila tempat hiburan itu, bukan penunjang hotel, maka tidak diperbolehkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Iman mengatakan tempat hiburan bukan penunjang hotel, dan tidak diatur dalam Peraturan Daerah No 2 tahun 2003, maka harus ditutup. Jika sudah diperingatkan masih membandel akan kita tutup paksa,” ujarnya.

Seperti diketahui, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon, bersama Polres Cilegon, Kodim 0623 Cilegon, dan Corps PM, melakukan operasi tempat hiburan. Dalam operasi yang digelar Sabtu (16/2) malam itu diketahui sejumlah tempat hiburan, masih buka, dan menyalahi jam tayang, yang mana seharusnya tutup pukul 00:00 wib, namun sampai pukul 01:00 wib masih saja buka.

Berdasarkan pantauan poskotanews.com, ada sekitar 10 diskotik tersebar di sejumlah lokasi di Kota Cilegon. Dari 10 diskotik itu tak satupun bagian dari fasilitas hotel dan dianggap melanggar Perda No 2/2003. (haryono)