Monday, 16 September 2019

Mandi di Sungai, Bocah SD Tenggelam

Rabu, 20 Februari 2013 — 9:38 WIB
bocah-sub

SERANG (Pos Kota) – Aris Sutrisno, 8, dilaporkan tenggelam di Sungai Cidurian, Kp Kamarang RT/RW 03/04, Ds Cidahu, Kec. Kopo, Kab. Serang, sekira pukul 16:00 WIB. Putra pasangan Sukanta dan Sukmayah ini dilaporkan tenggelam saat mandi selepas sekolah bersama dua temannya, Dani dan Ratib. Hingga malam pukul 21:30 WIB, jasad murid kelas dua SDN II Cidahu itu belum ditemukan.

Diperoleh keterangan, sepulang sekolah, korban Aris diketahui pulang bersama dua rekannya untuk mancing ikan di Sungai Cidurian. Berbekal kail sekitar pukul 12:30 WIB, ketiga sahabat sekolah ini pergi bersama ke Sungai Cidurian untuk mengail ikan.

“Disela-sela memancing Aris dan Dani mandi sambil bermain di sungai,” kata Sapta, warga setempat.

Pada saat itu arus Sungai Cidurian sangat deras. Diduga tak dapat berenang, korban Aris terseret arus dan tenggelam. Melihat rekannya, hilang ditelan arus, Dani dan Ratib tak berani menolong, keduanya langsung pulang untuk memberitahu kejadian itu. Mendapat laporan itu, warga langsung berdatangan ke sungai untuk melakukan pencarian.

Kapolsek Kopo, AKP Suntoro ketika dihubungi poskotanews.com membenarkan kejadian itu. Menurut Suntoro, pihaknya menerima laporan adanya bocah tenggelam sekitar pukul 16:00. “Begitu mendapat laporan, kami langsung mendatangi lokasi tenggelam untuk membantu masyarakat melakukan pencarian,” ujar Kapolsek.

Tidak hanya personil polsek, kata Suntoro, pencarian juga dilakukan oleh personil Koramil dan kecamatan Kopo dengan cara menyisiri Sungai Cidurian. Bahkan beberapa warga, nekad menceburkan diri mencari korban meski arus Sungai Cudurian sangat deras. “Pencarian sudah 2 km dari lokasi tenggelam, namun hingga malam ini belum berhasil ditemukan,” kata Kapolsek.

(haryono/sir)

Foto-Ilustrasi