Kamis, 21 Februari 2013 10:34:09 WIB

LCGC Keluar, Penjualan Mobil Melonjak

lcgc

LAMA dinanti, aturan mobil murah atau Low Cost Green Car (LCGC), kata Menteri Perindustrian (Menperin), MS Hidayat, akan keluar bulan ini.  Sehingga, diprediksi penjualan mobil bakal melonjak.

Dalam Rapat Kerja Kementerian Perindustrian, beberapa hari lalu, Menperin menyebut, program pengembangan LCGC merupakan salah satu fokus enam agenda program Kementerian Perindustrian pada tahun ini.

“Dengan pengembangan LCGC, telah terjadi peningkatan investasi berupa perluasan dan pembangunan pabrik baru dengan total investasi sebesar  2,2 miliar dolar AS untuk industri perakitan dan 2,3 miliar dolar AS. Saat ini,  industri komponen dan perakitan sudah menyerap 25.000 tenaga kerja,” jelas MS Hidayat.

Menteri Keuangan, Agus Marto Wardoyo, sebelumnya mengungkapkan aturan LCGC akan keluar tahun ini. Kabar terakhir menyebutkan regulasi baru sudah disiapkan berupa Peraturan Presiden (Perpres) dan akan segera diterbitkan.

Salah satu yang masuk dalam aturan tersebut terkait dengan insentif mobil ramah lingkungan. “Kita bentuk satu insentif bagi low emission dan akan keluar di 2013 ini,” ungkap Menkeu.

Dalam kebijakan low emission carbon project,  terdapat juga paket insentif untuk beberapa jenis kendaraan.  Di antaranya, mobil listrik, hibrida, dan Low Cost Green Car (LCGC). “Insentif itu satu paket dengan LCGC,” jelasnya.

Rencana awal, kebijakan itu keluar 30 Agustus 2012 dalam bentuk Perpres. Insentif yang disiapkan diharapkan dapat meningkatkan investasi Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) di Indonesia. Fungsi insentif ini adalah untuk efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

“Insentif ini umumnya untuk industri otomotif yang menghasilkan barang-barang yang efisien menggunakan BBM dan peningkatan produktivitasnya,” tandasnya. (tri/ak)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.