Wednesday, 24 April 2019

Negara Diguncang Terus?

Kamis, 21 Februari 2013 — 11:35 WIB

ORANG banyak berbicara mengenai stabilitas nasional, baik di bidang politik, maupun bidang ekonomi. Stabilitas nasional tersebut merupakan program paling dasar untuk suksesnya pelaksanaan pembangunan. Untuk itu diperlukan peningkatan kesejahteraan rakyat. Kesadaran akan hidup berdemokrasi dan kesadaran hidup berkonstitusi merupakan salah satu langkah yang penting untuk mewujudkan stabilitas nasional, khususnya bidang politik.

Stabilitas nasional yang diinginkan rakyat bukanlah stabilitas yang semu atau stabilitas yang beku, melainkan stabilitas yang dinamis, yang tetap memberikan gerak bagi perubahan yang lebih baik. Sekali lagi untuk perubahan, namun tetap dalam suasana stabil dan teratur berdasarkan hukum yang berlaku.

Dalam meningkatkan kepastian hukum dan mengayomi masyarakat, aparat penegak hukum pada khususnya agar terus dibina untuk meningkatkan kemampuan serta kewibawaannya. Perlu dirubah sistem pengayomannya. Misalnya ”pencuri ayam dihukum lebih berat dari pada perampok uang negara”. Atau dalam norma masyarakat, ”kalau kehilangan kambing jangan dilaporkan kepada aparat, nanti Anda akan kehilangan sapi”. Hal semacam itu tidak boleh terjadi, hukum harus berjalan terus tanpa pandang bulu.

Berbicara mengenai pembangunan di bidang ekonomi, hal itu merupakan tugas yang paling besar dewasa ini dalam Era Reformasi. Untuk itu kebijakan ekonomi dewasa ini telah banyak dihujat oleh masyarakat. Maka perlu di sempurnakan untuk memantapkan stabilitas bidang ekonomi sebagai salah satu stabilitas yang penting dari stabilitas nasional. Kestabilan harga juga merupakan kestabilan ekonomi. Dan juga memerlukan keseimbangan yang wajar antara penawaran dan permintaan, antara jumlah uang yang beredar dan jumlah barang dan jasa. Dalam hal ini kebijaksanaan moneter juga ditujukan untuk selalu menjaga agar terdapat suatu jumlah uang yang memenuhi kebutuhan masyarakat dan laju inflasi dapat tetap dikendalikan.

Pemerintah harus segera menciptakan stabilitas ekonomi melalui tersedianya barang-barang kebutuhan pokok sehari-hari, khususnya 9 bahan pokok yang cukup dan tersebar merata dengan harga yang stabil dan terjangkau oleh rakyat banyak. Tetapi kenyataannya dewa ini harga 9 bahan pokok tidak stabil, bidang ekonomi juga belum stabil, lebih-lebih bidang keamanan dan ketertiban, belum stabil.

Jikalau stabilitas politik, ekonomi dan hukum tidak terjaga dengan baik, maka Negara pun akan diguncang terus oleh pihak ketiga. Siapa pihak ketiga itu? Adalah mereka yang ingin menggantikan NKRI dan ideologi Negara Pancasila. Untuk itu perlu diadakan pemahaman dan pengertian mengenai NKRI dan ideologi Pancasila bagi seluruh rakyat Indonesia. Dan diperlukan pendidikan politik dan komunikasi politik di seluruh Parpol dan pemimpin kita. *