Tuesday, 21 August 2018

Polda Lampung Bekuk Empat Tersangka Narkoba

Selasa, 26 Februari 2013 — 0:03 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

LAMPUNG (Pos Kota) –Residivis Lapas Rajabasa, Supriyono ,39, warga Way Ratai, Lempasing, Bandarlampung, bersama Dono Ismail ,29, Ari Susanto ,30, Ari Gunawan ,27, ditangkap satuan reserse narkoba Polda Lampung, karena memiliki ganja seberat 3 ¼ Kg, dan 9 paket besar sabu-sabu seberat 80 gram, Senin (24/2) sekitar pukul 16.30 WIB.

Tertangkapnya empat tersangka, berkat laporan masyarakat. Menurut Kasubdit I Direktorat Narkoba Polda Lampung, AKBP. Juniduarsah mereka ditangkap di beberapa lokasi di wilayah Bandarlampung. ” Supriyono adalah salah seorang residivis dengan kasus yang sama dari Lapas Rajabasa, yang sebelumnya telah menjadi target oprasi anggota Direktorat Narkoba Polda Lampung,”kata Juniduarsah.

“Awal mulanya, tersangka yang tertangkap pertama kali yakni, Dono Ismail, saat berada di parkiran Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek (RSUDAM), Bandarlampung, setelah digeledah tersangka membawa 3 paket besar ganja, seberat 3 Kg, kemudian setelah dikembangkan petugas berhasil mengamankan dua tersangka lainnya yakni, Ari Susanto dan Ari gunawan, saat berada di jalan Samratulangi, Bandarlampung, berikut barang bukti berupa, 6 paket sabu-sabu, seberat 60 gram dan ganja seberat ¼ Kg, lalu dikembangkan lagi, tertangkaplah tersangka Supriyono, dengan barang bukti jenis sabu-sabu seberat 20 gram.

Hasil dari pemeriksaan Supriyono, sabu-sabu itu, di dapat dari bandar yang bernama Endi (DPO), yang kini telah menjadi target operasi anggota Direktorat Narkoba Polda Lampung. Jika dilihat dari barang buktinya, kami mencurigai mereka ini adalah bandar dalam jaringan sindikat narkoba antar provinsi, tetapi para tersangka saat diperiksa, mengaku hanya dipasarkan untuk diwilayah Lampung saja (lokal),”ujar Juniduarsah.

“Selain mengamankan kempat tersangka di sel tahan Direktorat Narkoba Polda Lampung, petugas juga berhasil menyita barang bukti berupa, Ganja sebanyak 3 paket, seberat 3 ¼ Kg, dan 9 paket sabu-sabu seberat 80 gram. Akibat perbutanya, mereka akan dijerat dengan pasal 114 ayat (2) sub pasal 111 sub pasal 112 KUHP, nomor. 35, tahun 2009, tentang narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,”ungkap Juniduarsah.(Koesma)

Teks : Barang bukti shabu