Saturday, 25 November 2017

Digulung, Jaringan Narkoba Libatkan Oknum Polisi

Rabu, 27 Februari 2013 — 18:56 WIB
Narkoba BNN Smg

SEMARANG ( Pos Kota ) – Peredaran narkoba yang melibatkan seorang oknum perwira polisi di Polda Jateng dan sejumlah narapidana ( napi ) di LP Kedungpane Semarang dibongkar aparat Badan Narkotika Nasional Propinsi ( BNNP) Jateng .

Delapan tersangka ditangkap termasuk oknum perwira polisi Iptu Hendro Priyo Wibisono dari kesatuan Denma Polda Jateng .

Kepala BNNP Provinsi Jawa Tengah Kombes Pol Soetarmono mengatakan, salah satu jaringan peredaran sabu di Semarang dikendalikan oleh narapidana yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas I Kedungpane Semarang .

Hal itu diketahui dari hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan terhadap oknum perwira polisi yang ditangkap .

Disebutkan ,anggota Detasemen Markas( Denma ) Polda Jateng Iptu Hendro Priyo Wibisono ditangkap bersama rekannya Galih Santoso . Keduanya ditangkap usai mengambil narkotika jenis shabu seberat 1 gram yang ditempel di sebuah pohon di Jalan Karangwulan Timur Semarang pada Senin petang (25/2), kata Soetarmono saat gelar perkara di Kantor BNNP Jateng di Semarang, Rabu ( 27/2 ).

Ketika ditangkap , Iptu Hendro sempat membuang bungkusan sabu seberat 1 gram, namun barang terlarang itu berhasil ditemukan.

Petugas kemudian menggeledah rumah kontrakan Iptu Hendro di Jalan Telaga Bodas Semarang dan menemukan barang bukti berupa bong serta pipet . Petugas juga mengamankan seorang wanita bernama Ui alias Ike . Beberapa jam kemudian petugas gabungan dari BNN Pusat dan BNNP Jateng menangkap dua kurir yang mengantarkan shabu yakni, Agus Susanto dan Sugiyo di tempat indekosnya di Jalan Peterongan Timur Semarang.

Hasil tes urine yang dilakukan terhadap Iptu Hendro, Galih, Agus, Sugiyo, dan Ui,mereka terbukti positif memakai narkotika jenis shabu dan ekstasi.

Dari penangkapan tersebut , petugas terus mengembangkan kasus tersebut dan mendapat informasi bahwa peredaran sabu tersebut dikendalikan oleh tiga napi di LP Kedungpane Semarang .

Dari pengembangan ini selanjutnya ditangkap Yohanes (napi narkoba yang akan bebas 20 Maret 2013 ) , Sindu, dan Ariyanto . Ketiga napi ini mengendalikan peredaran narkotika dengan cara yang rapiĀ  dan menggunakan fasilitas e banking untuk pembayarannya .

Dari para tersangka ini berhasil disita sejumlah barang bukti berupa 1 gram shabu, alat hisap sabu, lima pil ekstasi, kartu ATM, alat e-banking, dan beberapa telepon seluler berbagai merek. (Suatmadji/d) .