Kemendikbud Rekrut 660 Instruktur Jadi Pelatih Kurikulum 2013

Kamis, 28 Februari 2013
inung-sub

JAKARTA (Pos Kota)- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merekrut 660 orang instruktur nasional untuk menjadi pelatih kurikulum 2013 bagi guru-guru inti. Mereka kata  Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemendikbud Syawal Gultom berasal dari dosen, widya iswara dan guru teladan yang memiliki catatan prestasi tingkat nasional.

“Menjelang penerapan kurikulum 2013 kita benar-benar membutuhkan persiapan matang terutama dari komponen guru,” ujar Syawal, Kamis (28/2).

Menurut  Syawal, meski kurikulum 2013 relatif lebih mudah dibanding kurikulum 2006 tetapi pelatihan tetap dibutuhkan. Karena ada materi-materi dan ketrampilan guru yang harus dipertajam untuk melaksanakan kurikulum 2013.
“Saya yakin semua guru memiliki kemampuan mengajar sesuai tuntutan kurikulum 2013. Tetapi kita tetap harus membangkitkan motivasi para guru,” lanjutnya.

Tahapan pelatihan kurikulum 2013 akan dimulai bulan April bagi instruktur nasional, Mei bagi guru inti dan pada Juni bagi guru kelas dan mata pelajaran. Pelatihan dilakukan selama 5 hari berturut-turut atau setara dengan 52 jam.

Syawal mengingatkan bahwa pelatihan intinya adalah memperbaiki kompetensi guru.  Dengan kata kunci bagaimana guru bisa mengubah sikap, ketrampilan dan pengetahuan  siswa selama proses pembelajaran berlangsung,” tukas Syawal.

Instruktur nasional ini lanjut Syawal nantinya akan menjadi pelatih bagi 40 ribu guru inti yang merupakan perwakilan dari kabupaten/kota. Selanjutnya guru inti ini akan menjadi pelatih bagi  712 ribu guru kelas dan guru mata pelajaran di sekolah-sekolah.
“Targetnya selama 2013 ini 712 ribu guru harus sudah ikut pelatihan,” pungkasnya.

(inung/sir)

Teks Gbr- Kepala Badan Pengembangan SDM Kemendikbud Syawal Gultom. (inung)

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.