Jumat, 1 Maret 2013 18:33:34 WIB

Pekerja Informal Akan Dapat Subsidi Iuran Jamsostek

jaminfo13

JAKARTA (Pos Kota) -Kemenakertrans menargetkan pemberian subsidi iuran program Jaminan Sosial kepada 10.000 Tenaga Kerja Luar Hubungan Kerja (TKLHK) dengan anggaran Rp4 miliar tahun 2013.

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi A. Muhaimin Iskandar mengatakan TKLHK yang disubsidi adalah pekerja yang memiliki jenis pekerjaan di hampir semua bidang pekerjaan informal.

“Mereka ada yang bekerja sebagai tukang bangunan, tukang becak, pedagang, PKL, ojek, bengkel bordir, tukang las, mekanik, penjahit, nelayan, tukang pangkas rambut, petani, supir, penambak, peternak, buruh dan buruh bongkar muat,” jelas Muhaimin, Jumat.

Dia mengatakan, bantuan subsidi iuran Jamsostek bagi tenaga kerja informal atau TK LHK ini meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JK) dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK).

“Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pekerja informal akan arti pentingnya jaminan sosial serta meningkatkan jumlah kepesertaan program Jamsostek,” ujarnya.

Setelah pemberian subsidi berakhir, lanjutnya, peserta diharapkan melanjutkan pembayaran iuran/premi secara mandiri. ” Subsidi iuran program Jamsostek dimaksudkan sebagai stimulan kepada TK LHK agar tertarik dan mau menjadi peserta jaminan sosial tenaga kerja sehingga dapat meningkatkan aspek perlindungan saat bekerja.”

Menurutnya, untuk memperoleh subdisi iuran Jamsostek ini, pekerja informal bisa mendaftarkan diri langsung atau bergabung dalam sebuah wadah yang menjadi organisasi yang dibentuk oleh, dari dan untuk peserta.

Diakuinya, salah satu kendala utama yang ditemui di lapangan adalah tidak adanya wadah dan koordinator yang bertanggung jawab terhadap kesinambungan iuran dari para PKL tersebut.

“Sayangnya saat ini jumlah pekerja informal yang menjadi peserta program Jamsostek TKLHK masih sangat sedikit sehingga sangat perlu untuk ditingkatkan jumlah kepesertaannya. Ini demi kepentingan, perlindungan dan kelangsungan kerja para pekerja informal, “kata Muhaimin.(Tri)

Teks : Muhaimin Iskandar

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.