Tuesday, 18 September 2018

Khawatir Banjir, Siswa SMAN Pulang Lebih Awal

Selasa, 5 Maret 2013 — 15:25 WIB
banjir sekali1.jpg.

TEBET (Pos Kota) – Khawatir banjir makin tinggi, ribuan siswa SMAN 8 Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan dipulangkan lebih awal pada Selasa (5/3) pagi.

Humas SMA 8, Ahmad Yani menuturkan untuk ke5 kalinya pada 2013 sekolah unggulan Pemprov DKI Jakarta ini kembali kebanjiran.

“Kiriman air bah dari Bogor sekitar Pkl: 08.00 mulai menggenangi halaman sekolah dan sejumlah ruangan kelas dengan ketinggian hingga 40 sentimeter,” katanya, Selasa (5/3).

Awalnya kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap seperti biasa dimulai Pkl:06.30. Namun belakangan Nahdiana, Kepala Sekolah SMA 8 memutuskan 1112 siswa dari 38 rombongan belajar harus segera dipulangkan.

Tepat pada istirahat jam pertama Pkl:09.35, KBM dihentikan dan para siswa diminta langsung pulang ke rumah untuk belajar. Orangtua yang akan menjemput anaknya dapat langsung ke posko banjir di pool Kereta Api Indonesia (KAI) yang berada tepat di depan gedung sekolah.

Sebelumnya pihak sekolah lanjut Ahmad Yani, sudah mengirim pesan singkat (SMS) kepada orang tua murid bahwa KBM dihentikan lebih awal lantaran khawatir banjir makin tinggi. Juga menayangkan kondisi banjir melalui web site sekolah.

“Kami memang harus gerak cepat menyelamatkan para anak didik, khawatir kelak kesulitan untuk mengevakuasi manakala banjir makin parah,” ujar Ahmad Yani.

Sejumlah siswa mengaku bete lantaran sekolahnya menjadi langganan banjir. “Yah banjir lagi, banjir lagi. Bagaimana bisa belajar tenang padahal awal April akan ujian nasional,” keluh Santi, siswa kelas XII yang menunggu jemputan ibunya.

Akibat banjir dijelaskan Humas Ahmad Yani, ujian praktek hari terakhir bagi siswa kelas XII terpaksa ditunda. Meliputi ujian praktek Komputer, Fisika, Biologi, Agama, Bahasa Indonesia, Inggris dan Bahasa Jerman.
Sedangkan Ujian Nasional (UN) siswa kelas XII akan diadakan pada 15-18 April.

Adapun banjir dengan ketinggian sekitar 40 Cm menyeruak ke sejumlah ruangan di lantai satu seperti ruang kelas X mulai A hingga F, kelas XI IPA mulai A hingga F, ruang aula dan kantin.

“Sejumlah petugas sekolah sudah dikerahkan untuk membersihkan ruang kelas. Jika kondisinya memungkinkan, pada Rabu (6/3) siswa dapat kembali belajar,” harapnya.

(rachmi/sir)