APTB Sempat Ditolak Ormas Masuk Terminal Bubulak

Rabu, 6 Maret 2013
aptb

BOGOR (Pos Kota) – Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) Rawamangun-Bogor yang diluncurkan di Jakarta, Rabu (6/3), tiba di Terminal Bubulak, Kota Bogor sekitar pukul 14.00.

Namun, saat masuk terminal, bus “diusir” keluar oleh sekelompok organisasi kemasyarakatan. Massa ini meminta, agar timer bus dipegang oleh anggota mereka.
Setelah beberapa penumpang turun dari bus, belasan laki-laki yang mengenakan kaos organisasi masyarakat mendatangi bus.

aptb8

Mereka memerintahkan sopir mengeluarkan bus dari terminal. Salah seorang di antaranya sempat menendang bus. Lagi-lagi polisi lemah dalam menindak aksi brutal anggota Ormas tersebut.

Massa akhirnya diajak berembuk oleh pengurus DPC Organda Kota Bogor. “Yang berunjuk rasa itu bukan masyarakat transportasi, tetapi dari ormas. Mereka minta agar bisa ‘pegang’ jadi timer,” kata Ishak, Ketua DPC Organda Kota Bogor.

Sikap tidak terpuji anggota Ormas ini, membuat masyarakat geram. Warga melimpahkan kekesalannya pada lemahnya kinerja polisi menindak anggota Ormas .

Sutrisno, sopir APTB mengaku terkejut melihat penolakan itu. Dia mengaku hanya menjalankan perintah dari kantornya.

Sementara ini dia mengaku masih menunggu petunjuk dari manajemen perusahannnya.
“Sementara kami lihat bagaimana tanggapan masyarakat. Jika tidak memungkinkan di Bubulak, akan kami arahkan pindah ke sekitar Baranangsiang,” kata Ishak.(yopi)

Tentang Kami

Poskota

Poskota, Poskotanews, Poskota Online adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT. Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.