Senin, 11 Maret 2013 05:56:30 WIB

Pasca Penangkapan Hercules

Polisi Tingkatkan Patroli

ilusher

SEMANGGI (Pos Kota) – Pasca penangkapan Hercules, polisi menjaga ketat lokasi bentrokan di Komplek Pertokoan Rich Place, Kembangan, Jakbar, Minggu (10/3). Petugas bersenjata lengkap disebar di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan bahwa keberadaan polisi di kawasan itu untuk patroli menjaga keamanan. “Tidak ada penjagaan khusus, hanya patroli biasa saja,” ujarnya.

Sedangkan Kasat Reskrim Polres Jakbar AKBP Hengky Haryadi mengatakan pihaknya masih terus melakukan pengusutan terkait dugaan kasus pemerasan yang melibatkan ketua kelompok pemuda itu.

“Sudah ada dua orang yang melapor Polres Jakarta Barat yang mengaku sebagai korban  pemerasan dari kelompok mereka,” kata Hengky  tanpa mau menyebut kedua orang pelapor tersebut.

DI SEL POLDA

Sejak resmi ditetapkan menjadi tersangka oleh Polda Metro Jaya , tokoh pemuda Hercules ditempatkan di sel Rutan Narkoba Polda Metro Jaya. Sedangkan 49 anak buahnya ditahan di Rutan Ditreskrim Umum.

Satu hari mendekam di tahanan, tak sedikit kerabat Hercules yang datang untuk menjenguk Ketua Umum Gerakan rakyat Indonesia Baru (GRIB) itu. Tapi petugas tak mengizinkan mengingat hari itu bukan jadwal membesuk tahanan.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon disebut-sebut telah menemui tokoh pemuda tersebut. Hercules merupakan kader Gerindra yang selama ini juga dikenal dekat dengan Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto.

Hercules sendiri sempat membantah tuduhan telah melakukan pemerasan. Demikian juga tudingan dia dan kelompoknya menyerang aparat kepolisian yang sedang apel. “Itu cuma mengada-ada kalau saya dituduh melakukan pemerasan  kepada pengusaha, termasuk melakukan penyerangan terhadap polisi,” ujar Hercules, (Poskota, 10/3). (warto/yahya/us/ird)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.